JURNAL DIGIT, Vol. 6 No.1 Mei 2016, pp. 37~46 37 ISSN : 2088-589X JURNAL DIGIT Vol. 6, No.1 Mei 2016: 37-46 PENGEMBANGAN SIG BERBASIS WEB PADA TUTUPAN HUTAN KOTA STUDI KASUS KECAMATAN SAMARINDA SEBERANG DAN PALARAN Husmul Beze 1 , Kamasiah 2 , Mardiana 3 1 Politeknik Pertanian Negeri Samarinda e-mail: husmul@gmail.com Abstrak Perkembangan penduduk, serta pembangunan dewasa ini, telah banyak mengubah wajah dan penampilan Samarinda bagian seberang yaitu Kecamatan Samarinda Seberang dan Palaran. Padahal Samarinda sudah memiliki rencana tata ruang kota 2013-2033 yang di dalamnya terdapat kawasan perlindungan setempat. Ruang terbuka hijau dan hutan kota merupakan salah satu elemen dari kawaan perlindungan setempat. Namun fakta lapangan memperlihatkan ruang terbuka hijau dan hutan kota di Kecamatan Samarinda Seberang dan Palaran mengalami perubahan fungsi. Untuk mengidentifikasi tutupan hutannya, dalam penelitian ini dilakukan analisa klorofil menggunakan metode NDVI pada citra Landsat tahun 2006 dan 2014. Selanjutnya hasil analisa NDVI diklasifikasi mengunakan metode isodata. Pengecekan lapang dilakukan untuk memastikan kebenaran hasil analisa citra. Pengecekan lapang dilakukan pada titik sampel yang telah dipilih. Hasil pengecekan lapang divalidasi lagi menggunakan uji ketepatan intepretasi. Hasil penelitian memperlihatkan hutan kota di Kecamatan Samarinda Seberang dan Palaran sudah banyak terjamah oleh aktivitas manusia. Aktivitas tersebut diantaranya aktivitas perkebunan, pemukiman dan pembersihan lahan. Untuk menampilkan peta sudah dilakukan berbasis web. Hanya web yang dikembangkan belum begitu interaktif. Kata kunci: Tutupan Hutan, Hutan Kota, Kawasan Hijau, Samarinda Seberang, Palaran Abstract Population growth, and development today, has a lot to change the appearance of the face and across the District section Samarinda Samarinda Seberang and Palaran. Though Samarinda own spatial plan 2013-2033 city in which there are local protected area. Green open space and urban forest is one element of kawaan local protection. But the facts on the ground show the open green space and urban forest in the district of Samarinda Seberang and Palaran change function. To identify forest cover in this research chlorophyll analysis using Landsat NDVI in 2006 and 2014. Furthermore, the analysis results are classified using NDVI ISODATA method. Checking roomy performed to ensure the correctness of the results of image analysis. Checking airy performed on sample point that has been selected. The results of field checks again using a validated test the accuracy of the interpretation. The results showed the urban forest in the district of Samarinda Seberang and Palaran already widely untouched by human activities. The activities include plantation activity, settlement and clearing land. To display web-based map has been done. Only that's developed not so interactive. Keywords: Forest Cover, Forest City, Green Zone, Samarinda Seberang, Palaran 1. Pendahuluan Pertumbuhan dan perkembangan penduduk, serta pembangunan dewasa ini, telah banyak mengubah wajah dan penampilan Samarinda bagian seberang yaitu Kecamatan Samarinda Seberang dan Palaran. Pesatnya pembangunan itu menyebabkan sebagian besar kawasan hijau di Samarinda Seberang dan Palaran telah banyak yang disulap menjadi pusat perbelanjaan, pertokoan, perumahan, areal pertambangan, lahan pertanian dan perkebunan. Perubahan yang terjadi menyebabkan kerusakan lingkungan yang luar biasa. Estetika kota saat ini cenderung diabaikan, karena penekanan pembangunan kota yang lebih melihat pada aspek pertumbuhan ekonomi.