© 2021 The Author(s). Published by Medan Resource Center 48
This is an Open Access article distributed under the terms of the Creative Common Attribution License (http://creativecommons.org/license/by/4.0/),
which permits unrestricted use, distribution, and reproduction in any medium, provided the original work is properly cited.
Upaya Pemertahanan Bahasa Indonesia terhadap Kesalahan Berbahasa sebagai Dampak dari Film Kartun
Upin dan Ipin oleh Siswa SD Plus MIP Medan
Tri Indah Prasasti
PENDAHULUAN
Era globalisasi yang semakin berkembang akan menyentuh semua aspek kehidupan, termasuk dalam bahasa
dan berbahasa. Bahasa Indonesia merupakan bahasa nasional negara Republik Indoneisa yang mempunyai fungsi
mencakup segala aspek komunikasi kehidupan masyarakat Indonesia. Sehubungan dengan itu, sebagaimana yang
dikemukakan oleh Wijana (2018) menyatakan bahwa pemantapan bahasa Indonesia sebagai sarana pembangunan
bangsa dalam era globalisasi masih atau mampu berperan tidak saja sebagai simpul konvergensi dan kekuatan
sinergis bagi keanekaragaman dan perkenalan ragam budaya, adat-istiadat, dan kebiasaan hidup masyarakat dan
bangsa kita, tetapi juga sebagai sarana komunikasi yang andal dalam bidang ilmu pengetahuan, teknologi, sosial,
politik, dan budaya dalam pengertian yang seluas-luasnya. Dengan perkembangan teknologi yang sangat pesat,
banyak masyarakat yang sudah memiliki televisi, sehingga dapat menikmati tayangan televisi disetiap saat. Tidak
terkecuali pada acara anak-anak misalnya film kartun.
Film kartun yang disukai anak-anak pada saat ini adalah Upin dan Ipin. Film kartun Upin dan Ipin adalah film
yang dikembangkan negara Malaysia yang bahasanya menggunakan bahasa Melayu. Memang dulunya merupakan
satu rumpun dengan bahasa Indonesia, namun kini bahasa Melayu berbeda dengan bahasa Indonesia karena
ketidakbakuannya dan intonasi dalam pelafalannya. Keunikan dalam bahasa pengantar film kartun Upin dan Ipin
inilah yang menjadikan daya tarik bagi anak-anak untuk menontonnya. Anak-anak hampir setiap hari menonton film
kartun Upin dan Ipin, bahkan dalam kehidupan sehari-hari mereka menggunakan bahasa Melayu. Mereka menirukan
gaya bahasa yang digunakan Upin dan Ipin. Dengan bahasanya yang unik menjadikan film kartun Upin dan Ipin
digemari oleh anak-anak. Saat ini hampir semua anak sering atau bahkan tidak mau melewatkan film kartun Upin
dan Ipin. Tingkat keseringan menonton film kartun Upin dan Ipin yang timbul dalam diri anak-anak, menjadikan
mereka ikut menirukan bahasa pengantar film kartun Upin dan Ipin dalam keseharian mereka.
ABSTRACT ARTICLE HISTORY
The development of information and communication
technology has now touched all aspects of life, one of which is
language and language. Children's favorite cartoons can also be
easily obtained today, one of which is the cartoons Upin and
Ipin from Malaysia. The influence of cartoons Upin and Ipin has
penetrated into the realm of children's language in everyday
life. They mimic the style of language that Upin and Ipin use
because it sounds unique. In the era of globalization it is not
impossible Indonesian as the identity of the Indonesian nation
will experience a shift. The purpose of this study was to find out
language errors and understand the Indonesian's participation
efforts against language errors as a result of the cartoons Upin
and Ipin by students of SD Plus MIP Medan.
Submitted
Revised
Accepted
26 November 2021
29 November 2021
30 November 2021
KEYWORDS
defense of the Indonesian language; language errors;
upin and ipin cartoon
CITATION (APA 6
th
Edition)
Tri Indah Prasasti. (2021). Upaya Pemertahanan Bahasa
Indonesia terhadap Kesalahan Berbahasa sebagai Dampak dari
Film Kartun Upin dan Ipin oleh Siswa SD Plus MIP Medan.
Pedagogika: Jurnal Ilmu-ilmu Kependidikan. Volume 1 (2), page.
48-52
*CORRESPONDANCE AUTHOR
sayaindah30@gmail.com
Institut Teknologi dan Bisnis Indonesia, Indonesia