Seminar Nasional Pakar ke 1 Tahun 2018 ISSN (P) : 2615 - 2584 Buku 1 ISSN (E) : 2615 - 3343 115 PENGEMBANGAN ALTERNATIF SENSOR SMARTCITY: UJICOBA DETEKSI KANDUNGAN AIR PADA PASIR DENGAN CITRA INFRA MERAH PITA SEMPIT (NARROWBAND NEAR INFRARED IMAGING) Heru Purnomo Ipung 1) 2) 1) Jurusan Teknik Informatika Universitas Swiss German 2) Lembaga Penelitian Universitas Swiss German E-mail: heru.ipung@sgu.ac.id Abstrak Kandungan air dan kelembaban tanah (Soil Water and Moisture) mempengaruhi iklim lokal di suatu bagian kota. Di dalam konteks SmartCity dimungkinkan kelembapan permukaan landscape dijaga, dimana diperlukan adanya sensor kelembapan tanah. Saturasi air dalam tanah (Water Saturated Soil) juga bisa dipakai sebagai indikasi awal bencana yang terkait dengan air (Hazard early Detection). Penelitian ini mengujicobakan awal alternatif murah sensor citra infra merah pita sempit (Narrowband Near Infrared) untuk deteksi keberadaan air yang bisa digunakan di udara (Airborne Sensing) yang mengurangi ketergantungan adanya alat sensor kandungan air di setiap titik yang di amati. Kata kunci: Kandungan air dan kelembaban, Sensor kelembapan tanah, Smartcity, Indikasi awal bencana air, Citra Inframerah Pita Sempit Pendahuluan Dalam konteks perkotaan, banyak bencana yang terkait dengan air (Muckel, 2004), seperti: pelemahan tanah (Soil liquefaction), longsor (landslide), permukaan tanah yang bergerak karena saturasi air (Hidro compactible soils), banjir (floods) dan permasalahan terkait saturasi air tanah (Water saturated soils surface issue). Kelembapan tanah permukaan juga mempengaruhi iklim mikro kota seperti yang dilakukan penelitian terkait hal ini di Hamburg (Wiesner, 2014) dan di Oklahoma City (Husain, 2014). Sebaliknya, model interaksi antara perubahan iklim jangka panjang terhadap kelembaban tanah juga sudah dilakukan (Leao, 2013), dimana dalam penelitian ini juga dilihat efek pergerakan tanah terhadap kelembapan tanah untuk keperluan perumahan atau gedung ( Urban Housing Resillience). Makalah ini menampilkan ujicoba awal deteksi kandungan air di pasir, sebagai awal ujicoba, dengan memakai citra infra red pita sempit. Dimana akan di hitung indeks citra nya (Imaging Index) dengan pendekatan yang umum dipakai dalam inderaraja (Remote Sensing), seperti: NDVI (Normalized Difference Vegetation Index). Pendekatan ini relatif lebih murah untuk deteksi dibandingkan memasang banyak sensor kelembaban air di setiap titik kota, salah satu contoh untuk deteksi dini banjir misalnya secara visual (Lo, 2015). Studi Pustaka Metode pengembangan citra NIR (Near Infrared) pita sempit untuk identifikasi material telah diujicobakan (Ipung, 2017). Dengan cara yang sama, ujicoba dilakukan untuk kandungan air didalam pasir dengan mengunakan kamera yang relatif terjangkau.