108 Musamus Jurnal of Mathematics Education Volume 4 - Nomor 2, April 2022, (108-118) p-ISSN 2622-7908, e-ISSN 2622-7916 Available online at http://ejournal.unmus.ac.id/index.php/mathematics Analisis Koneksi Matematika Siswa dalam Menyelesaikan Masalah Ditinjau dari Kecenderungan Gaya Berpikir Zainullah Zuhri 1 , Asep Saepul Hamdani 2 , Novita Vindri Harini 3 1 Pendidikan Matematika, Ilmu Pendidikan-Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama Pasuruan zainullah.zuhri@gmail.com 2 3 Pendidikan Matematika, Tarbiyah dan Keguruan-Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya novitavindriharini@gmail.com Received: 14 th March 2022; Revised: 19 th May 2022; Accepted: 31 st May 2022 Abstrak: Hakikatnya Belajar matematika tidak semata hanya menghitung dan menghafal rumus, tetapi tentang bagaimana memahami konsep yang ada. Dalam menyelesaiakan masalah matematika kita dituntut untuk menghubungkan konsep-konsep matematika sehingga penyelesaian bisa diperoleh, hubungan konsep-konsep matematika inilah yang biasa disebut koneksi matematika. Apabila koneksi matematika siswa baik, maka dia dapat menghubungkan ide-ide matematika dari konsep-konsep matematika maupun dari disiplin ilmu lain dan menghubungkan antar konsep-konsep yang sudah diketahui sebelumnya dengan konsep-konsep dari informasi yang baru didapat sehingga pemahaman yang didapat akan lebih sempurna. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengungkap bagaimana koneksi matematis siswa dalam menyelesaikan masalah ditinjau dari kecenderungan gaya berpikir. Setelah proses pengambilan data dan analisis data, didapatkan hasil: Subjek Gaya berpikir Acak Abstrak cenderung mampu menampakkan semua indikator yang diuji. Subjek-subjek dengan gaya berpikir lain, seperti Sekuensial Konkret, Sekuensial Abstrak, dan Acak Konkret tidak demikian. Fakta menarik lainnya adalah subjek dengan gaya berpikir Sekuensial Abstrak dan Acak Konkret tidak mampu melakukan tahap memeriksa jawaban ketika menyelesaikan masalah matematika. Kata Kunci: Gaya Berpikir; Koneksi Matematika, Menyelesaikan Masalah Matematika Abstract: In essence, learning mathematics is not only about calculating and memorizing formulas, but about how to understand existing concepts. In solving mathematical problems we are required to connect mathematical concepts so that solutions can be obtained, the relationship of mathematical concepts is what we call a mathematical connection. If students have good mathematical connections, they can connect mathematical ideas from mathematical concepts as well as from other disciplines and connect previously known concepts with concepts from newly acquired information so that the understanding gained would be more perfect. The purpose of this research is to reveal the students' mathematical connection process in solving problems in terms of thinking style tendencies. After the data collection and data analysis process, the results obtained: subjects with Abstract Random thinking style tend to be able to go through all indicators in solving mathematical problems. Subjects with a Sequential Concrete thinking style tend not necessarily to be able to pass 1 indicator in solving mathematical problems. Subjects with an Abstract Sequential thinking style tend not necessarily to be able to pass 4 indicators and tend not to be able to go through 1 indicator in solving mathematical problems. Subjects with a Concrete Random thinking style tend not necessarily to be able to pass 5 indicators and tend not to be able to go through 1 indicator in solving math problems. Keywords: Thinking Style; Mathematical Connection; Solving Mathematics Problem How to Cite: Zainullah Zuhri, Asep Saepul Hamdani, Novita Vindri Harini (2022). Analisis Koneksi Matematika Siswa dalam Menyelesaikan Masalah Ditinjau dari Kecenderungan Gaya Berpikir. Musamus Journal of Mathematics Education, 4 (2), 108-118.