Jurnal Pemberdayaan, Vol.1, No. 2, Oktober 2017, hal. 503-506 ISSN: 2580-2569 Diterbitkan oleh Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta Pengembangan instrumen tes dan non tes smp/mts muhammadiyah se- kabupaten bantul 503 PENGEMBANGAN INSTRUMEN TES DAN NON TES DALAM RANGKA MENYIAPKAN PENILAIAN AUTENTIK PADA KURIKULUM 2013 DI SMP/MTS MUHAMMADIYAH SE-KABUPATEN BANTUL Oleh: Hani Irawati, Much. Fuad Saifuddin, Destri Ratna Ma’rifah Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta Email: Hani.irawati86@gmail.com Ringkasan Kurikulum 2013 juga mengamanatkan penilaian hasil belajar peserta didik harus dilaksanankan secara autentik. Penilaian autentik menuntut guru agar dapat mengamati perkembangan peserta didik pada semua aspek perkembangan. Oleh karena mengikuti perkembangan dunia pendidikan, kemampuan peserta didik yang perlu diketahui oleh pendidik tidak hanya terkait kognitif tetapi juga afektif dan psikomotor. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan pelatihan dan pendampingan mengenai penyusunan instrumen penilaian bentuk non tes, dan memberikan pelatihan bagaimana cara menganalisis butir soal dengan menggunakan salah satu program analisis butir soal. Kegiatan ini dilakukan dalam bingkai pelatihan dan pendampingan saat guru mengembangkan instrumen penilaian. Kata kunci : pengembangan instrumen, penilaian autentik, kurikulum 2013. Abstract Curriculum 2013 also mandates the assessment of learners' learning outcomes should be carried out authentically. Authentic assessment requires teachers to be able to observe the progress of learners in all aspects of development. Because following the development of the world of education, the ability of learners who need to be known by educators not only related to cognitive but also affective and psychomotor. The purpose of this activity is to provide training and mentoring on the preparation of non-test form assessment instruments, and to provide training on how to analyze items by using one item analysis program. This activity is carried out in a frame of training and mentoring as teachers develop assessment instruments. Keywords: instrument development, authentic assessment, curriculum 2013. A. PENDAHULUAN Menilai dan mengevaluasi merupakan kewajiban yang harus dilakukan oleh seorang guru untuk mengetahui sejauh mana kompetensi yang telah dikuasai oleh peserta didik setelah melakukan proses pembelajaran. Selain itu, kegiatan penilaian dan evaluasi juga dapat dijadikan sebagai tolok ukur keberhasilan guru dalam menyelenggarakan kegiatan penilaian dan evaluasi pembelajaran perlu untuk memperoleh perhatian dalam perencanaan dan proses pelaksanaannya. 1. IDENTITAS ARTIKEL PPM Sesuai dengan amanat dalam Kurikulum 2013, penilaian yang digunakan adalah penilaian autentik. Secara konseptual penilaian autentik lebih bermakna secara signifikan dibandingkan dengan tes pilihan ganda terstandar sekali pun (Kemendikbud, 2013).