Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 9, No. 2, Oktober 2021 Hal 408421 ISSN 2302-6405(print) dan ISSN 2714-9765(online) BASASTRA Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Volume 9 Nomor 2, Oktober 2021, P-ISSN 2302-6405, E-ISSN 2714-9765 408 KETIDAKADILAN GENDER DAN NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM TEKS DRAMA SAMPEK ENGTAY SERTA PEMANFATAANNYA DALAM PEMBELAJARAN SASTRA DI SMA Muhammad Rizal Akbar Hapsoro, Suyitno, Sugit Zulianto Universitas Sebelas Maret Email: rizalakbar839@student.uns.ac.id Abstrak: Fenomena ketidakadilan gender dapat ditemukan di masyarakat dan potensial diangkat dalam karya sastra. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) bentuk ketidakadilan gender dalam naskah drama Sampek Engtay karya N. Riantiarno; (2) nilai pendidikan karakter dalam naskah drama Sampek Engtay karya N. Riantiarno; (3) relevansi naskah drama Sampek Engtay karya N. Riantiarno dengan pembelajaran sastra di SMA. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Teknik validasi data menggunakan triangulasi teori. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis mengalir. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) bentuk ketidakadilan gender yang dialami tokoh perempuan dalam naskah drama Sampek Engtay berupa marginalisasi, subordinasi, stereotipe, kekerasan, dan beban kerja; (2) dalam naskah drama Sampek Engtay mengandung lima jenis representasi nilai pendidikan karakter, meliputi religius, nasionalisme, mandiri, gotong royong, dan integritas; (3) hasil analisis naskah drama Sampek Engtay karya N. Riantiarno ini relevan dan dapat digunakan sebagai materi untuk melatih berpikir kritis adanya masalah ketidakadilan gender pada kompetensi dasar menelaah struktur dan kebahasaan naskah drama di kelas XI SMA melalui model pembelajaran problem based-learning dengan metode jigsaw. Dapat disimpulkan teks drama Sampek Engtay memuat bentuk-bentuk ketidakadilan gender yang dapat dimanfaatkan dalam pembelajaran sastra untuk mengembangkan sikap anti ketidakadilan gender pada siswa. Kata Kunci: ketidakadilan gender; nilai pendidikan karakter; pembelajaran sastra GENDER INEQUALITY AND THE VALUE OF CHARACTER EDUCATION IN SAMPEK ENGTAY DRAMA TEXT AND ITS UTILIZATION IN LITERATURE LEARNING IN SENIOR HIGH SCHOOL Abstract: The phenomenon of gender inequality can be found in society and has the potential to be raised in literary works This study aims to describe and explain: (1) forms of gender inequality in the drama script Sampek Engtay by N. Riantiarno; (2) the value of character education in the drama script Sampek Engtay by N. Riantiarno; (3) the relevance of the drama script Sampek Engtay by N. Riantiarno with learning literature in high school. This research is a qualitative research. The data validation technique uses theoretical triangulation. Data analysis technique using flow analysis technique. The results of this study indicate that: (1) the forms of gender injustice experienced by female characters in the drama script Sampek Engtay are marginalization, subordination, stereotypes, violence, and workload; (2) in the drama script Sampek Engtay contains five types of representation of character education values, including religious, nationalism, independence, mutual cooperation, and integrity; (3) the results of the analysis of the drama script Sampek Engtay by N. Riantiarno are relevant and can be used as material to train critical thinking