PARADOKS Jurnal Ilmu Ekonomi e-ISSN : 2622-6383 Volume 1 Nomor 1 (2018) Oktober Pusat Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Fakultas Ekonomi Universitas Muslim Indonesia MOTIVASI KERJA MEMODERASI PENGARUH KOMITMEN ORGANISASI DAN GAYA KEPEMIMPINAN TERHADAP KINERJA AUDITOR Mahardika Caturputriwana Malik 1 , Fadliah Nasaruddin 2 Email : 1 mahardikacaturpwm@yahoo.com 2 fadliah.nasaruddin@umi.ac.id 1 Mahasiswa Program Pascasarjana Universitas Muslim Indonesia 2 Dosen Akuntansi Universitas Muslim Indonesia ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh variabel komitmen organisasi, gaya kepemimpinan terhadap kinerja auditor dan menganalisis variabel motivasi untuk memoderasi hubungan antara komitmen organisasi dan gaya kepemimpinan dengan Kinerja Auditor. Penelitian ini menggunakan data primer dengan cara melakukan penelitian langsung dilapangan dengan memberikan kuesioner/lembar pertanyaan kepada 35 responden. Metode analisis data yang digunakan yaitu analisis Structural Equation Model (SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: variabel komitmen organisasi dan gaya kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja auditor. Variabel komitmen organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja auditor dengan dimoderasi oleh motivasi dan variabel gaya kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja auditor dengan dimoderasi oleh motivasi.. Kata kunci: Komitmen Organisasi; Gaya Kepemimpinan; Motivasi; Kinerja Auditor. PENDAHULUAN Kantor Akuntan Publik merupakan sarana penyediaan jasa oleh profesi akuntan publik bagi masyarakat dengan pelayanan jasa audit profesional, audit kepatuhan dan audit laporan keuangan berdasarkan Standar Profesi Akuntan Publik (Singgih dan Bawono, 2010). Pelayanan jasa profesi akuntan publik ini diharapkan oleh masyarakat (klien) agar dapat memberikan penilaian kewajaran laporan keuangan yang bebas dari salah saji material yang diakibatkan oleh kekeliruan dan kecurangan dan mengeluarkan opini. Adanya kepentingan dari klien dan pemiliki menuntut sebuah sikap independent dari auditor agar mampu menilai secara objektif agar tidak merugikan pihak yang berkepentingan terhadap informasi tersebut (Futri, Putu dan Gede, 2014). Kasus akuntan publik Justinus Aditya Sidharta yang diindikasi melakukan kesalahan dalam mengaudit laporan keuangan PT. Great River Internasional Tbk. Kasus tersebut muncul setelah adanya temuan auditor investigasi dari Bapepam yang menemukan indikasi penggelembungan account penjualan, piutang dan asset hingga ratusan milyar rupiah pada laporan keuangan Great River yang mengakibatkan perusahaan tersebut akhirnya kesulitan arus kas dan gagal dalam membayar utang. Sehingga berdasarkan investigasi tersebut Bapepam menyatakan bahwa akuntan publik yang