67 PENGARUH KONSELING GIZI DENGAN MEDIA BUKU SAKU TERHADAP PERILAKU MAKAN PASIEN HNP (Hernia Nucleus Purposus) DI KLINIK SYARAF dr. KOLMAN SARAGIH MEDAN Ratna Zahara 1 , Abdul Hairuddin Angkat 1 Poltekkes Kemenkes Medan 12 Email : 1 ratnazahara08@gmail.com ABSTRACT Hernia Nucleus Pulposus (HNP) is a disease, where soft pads between vertebrae are compressed and broken, resulting in narrowing, being overweight will increase the burden on the spine and pressure on the disc, so maintaining weight with balanced nutrition will be very helpful sufferers in an effort to maintain and improve the state of HNP. This research was conducted to determine the effect of nutritional counseling with pocket media on the eating behavior of HNP (Hernia Nucleus Pulposus) patients in the Neurology Clinic dr. Kolman Medan. This type of research is a quasi-experimental (Quasy experiment) with a non-randomized one group design pre-test post-test design, without a control group. Held in July - August 2019, the sample was an outpatient who was diagnosed with HNP (Hernia Nucleus Purposus) who was treated at the Neurology Clinic dr. Kolman, who was selected by "Purposive Sampling" as many as 55 samples. The results of the study, in this study based on statistical values using the difference test obtained p. Pre test knowledge value - post test knowledge p value. Value (sig) 0,000 <0.05, then H0 is rejected and HA is accepted. For pre counseling attitudes - post counseling attitudes, p value. Value (sig) 0.001 <0.05, then H0 is rejected and HA is accepted, as well as for nutrient intake, using the difference test obtained p. Pre test intake value - Post test intake p value. Value (sig) 0.001 <0.05, then H0 is rejected and HA is accepted, so it can be concluded that there are differences in the average Knowledge, attitudes and behavior before counseling and after nutritional counseling with the pocket book media. Keywords: HNP, Counseling, Pocket book, Eating behavior PENDAHULUAN Hernia Nucleus Pulposus (HNP) adalah suatu penyakit, dimana bantalan lunak diantara ruas-ruas tulang belakang (soft gel disc atau Nukleus Pulposus) mengalami tekanan dan pecah, sehingga terjadi penyempitan dan menekan saraf spinalis dan menimbulkan rasa nyeri yang hebat 1 . Kelebihan berat badan akan meningkatkan beban pada tulang belakang dan tekanan pada diskus, struktur tulang belakang serta rawan terjadinya herniasi pada diskus lumbalis dan lebih berisiko untuk mengalami trauma 2 . Sekitar 40% nyeri punggung bawah disebabkan oleh HNP. Timbulnya rasa nyeri diakibatkan penekanan pada susunan saraf tepi yang terjepit pada area tersebut, seringkali terkait dengan trauma mekanik akut, namun dapat juga sebagai akumulasi dari beberapa trauma dalam kurun waktu tertentu 3 . Menurut data World Health Organication (WHO) 2012, nyeri pinggang bawah juga sering dikeluhkan oleh pegawai kantoran. Prevalensi HNP adalah 19,9% di Spanyol. HNP lebih banyak terjadi pada perempuan (67,5%) daripada laki-laki (33%). Pasien HNP dari usia 31-50 tahun 1,5 kali lebih banyak dibandingkan dengan usia 16-30 tahun. Di Indonesia belum ada data namun diperkirakan 40% penduduk Jawa Tengah berusia kurang dari 65 tahun pernah menderita nyeri pinggang, prevalensi pada laki-laki 18,2% dan pada perempuan 13,6% 4,7 . Dalam Kamus Gizi (2009), dinyatakan bahwa konseling gizi adalah suatu proses komunikasi dua arah antara konselor dan pasien/klien untuk membantu pasien/ klien mengenali dan mengatasi masalah gizi 5 . Media buku saku merupakan suatu media untuk menyampaikan pesan-pesan gizi dalam bentuk buku, baik berupa tulisan maupun gambar. Hasil penelitian Nur Pratiwi tahun 2015 menunjukkan bahwa ada pengaruh intervensi dengan menggunakan metode buku saku terhadap peningkatan skor pengetahuan tentang pemilihan jajanan sehat 6 .