[56] Jurnal Ilmiah Medicamento Vol.8 No.1 • 2022 https://medicamento.unmas.ac.id Vol.8 No.1 (2022) halaman 56-62 https://doi.org/10.36733/medicamento.v8i1.3352 e-ISSN: 2356-4814 Uji Aktivitas Antiradikal Biji Pare (Momordica charantia L.) Menggunakan Metode DPPH serta Analisis Metabolit Sekundernya Antiradical Activity Study of Momordica charantia L. Seeds Based on DPPH and Its Secondary Metabolites Analysis Baiq Desy Ratnasari 1 , Diah Miftahul Aini 1 , Imam Syahputra Yamin 2 , Gladeva Yugi Antari 3 1 Program Studi Sarjana Farmasi, STIKES Kusuma Bangsa, Mataram 2 Program Studi Sarjana Administrasi Rumah Sakit, STIKES Kusuma Bangsa, Mataram 3 Program Studi D3 Kebidanan, STIKES Griya Husada Sumbawa, Sumbawa PENDAHULUAN Virus Corona atau yang lebih dikenal sebagai COVID-19 muncul sejak November 2019 di Wuhan, China, dan menyebar ke seluruh dunia sampai saat ini menjadi suatu pandemic global. Salah satu negara dengan kasus tertinggi adalah Indonesia dengan jumlah kasus sebanyak 4.21 M dan kematian sebanyak 141.000 jiwa (Worldmeter, 2021). Salah satu cara mengatasi lonjakan kasus COVID-19 adalah dengan mencegah infeksi virus ke dalam tubuh. Hal ini email korespondensi: desybaiq@stikeskusuma.ac.id dapat dilakukan dengan meningkatkan imunitas untuk melindungi tubuh dari serangan virus. Peningkatan imunitas dapat diperoleh melalui konsumsi buah dan sayur. Pare (Momordica charantia L.) merupakan salah satu jenis sayur yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. Buahnya banyak diolah sebagai bahan tambahan siomay, ditumis, dioseng, atau sebagai lalapan. Biji pare merupakan bagian yang dibuang karena tidak dapat dikonsumsi sebagai lauk (Septiningsih, Abstrak: Biji Pare adalah salah satu limbah sayur pare yang tidak dimanfaatkan padahal memiliki banyak manfaat di bidang kesehatan yaitu sebagai anti-tumor, anti-virus, dan obat untuk meningkatkan ketahanan tubuh. Untuk itu, penelitian ini didesain untuk mengkaji aktivitas antiradikal ekstrak etanol biji pare menggunakan metode DPPH. Selanjutnya, akan dilakukan analisis GC-MS (Gas Chromatography and Mass Spectroscopy) untuk memastikan senyawa kimia yang berperan dalam biokativitas biji pare tersebut. Berdasarkan absorbansi DPPH dalam tiga kali pengulangan, didapatkan rata-rata nilai inhibisi DPPH oleh ekstrak etanol biji pare sebesar 60.45 dimana dengan hasil ini dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol biji pare 95% mampu menyerap radikal bebas dengan baik. Hasil GC-MS menunjukkan bahwa ekstrak etanol biji pare mengandung sepuluh senyawa kimia yang terdiri dari seskuiterpen, asam lemak, dan senyawa alkana yang mempengaruhi kinerjanya dalam menyerap radikal bebas. Kata Kunci: antioksidan, biji Pare, GC-MS, senyawa kimia. Abstract: Momordica charantia L seed is classified as the domestic waste even though it has many health benefits, namely as anti-tumor, anti-virus, and as a medicine to increase the body immunity. Therefore, this study was designed to examine the antioxidant activity of the ethanol extract of the seeds using the DPPH method. Furthermore, a GC-MS (Gas Chromatography and Mass Spectroscopy) analysis will be carried out to determine the chemical compounds that play a role in the bioactivity. Based on the absorbance of DPPH in three repetitions, the average value of DPPH inhibition by 95% ethanol extract of bitter melon seeds was 60.45%, in which classified as a good radical absorbance. The GC-MS results showed that the ethanol extract of bitter melon seeds contained ten chemical compounds consisting of sesquiterpenes, fatty acids, and alkanes, which affecting the radical absorbance of M. charantia extract. Keywords: antioxidant, chemical compounds, GC-MS, Momordica charantia L. seeds. Original Article