JURNAL INTRA Vol. 2, No. 2, (2014) 585-589 585 Abstrak²Seiring perkembangan jaman dan teknologi di Indonesia, mengakibatkan munculnya perubahan sosial dalam masyarakat. Salah satu bentuk perubahan sosial tersebut adalah berubahnya pola hubungan antara orang tua dan anak, terlebih lagi pada masyarakat kota. Pola aktivitas yang terlalu padat dan sikap individualisme yang tinggi inilah yang membuat orang tua kurang mendapat perhatian dari anak-anaknya. Banyak orang tua yang mulai ditinggalkan bahkan dipisahkan kehidupannya dari anak-anaknya. Hal ini akan berpengaruh besar terhadap perkembangan mental dan psikis dari orang tua. Masyarakat yang telah lanjut usia tersebut akan mulai merasa rendah diri atau tidak berguna, jika tidak mendapat perhatian yang diinginkan. Perancangan Interior Rumah Usiawan Panti Surya ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan bagi orang tua yang kurang mendapat perhatian dari anak-anaknya dan tinggal sebatang kara. Perancangan Interior ini menggunakan metode analitis dengan melakukan survei lapangan dan wawancara secara langsung untuk mengetahui masalah yang ada, kemudian mengumpulkan data yang ada dan menganalisa data sebagai dasar dari perancangan. Perancangan Rumah Usiawan berdasarkan standar Universal Design agar mampu memberikan dampak yang baik bagi para lansia maupun masyarakat sekitar. Kata Kunci²Perancangan Interior, Rumah Usiawan, Universal Design, Surabaya. Abstract²The advance of century and technology in Indonesia however triggered the social changes in society. One of the social changes is the pattern of relationship between parents and their children, especially the urban society. The hectic activity and high individualism are the causes that made parents rarely get proper attention and care from their children. A lot of parents are left even separated from their children's life. This phenomenon will greatly affect the mental and psychological development of parents. People in the elder stage will feel that they are useless if they do not get any attention that they need. This design interior of Panti Surya Orphanage aim to fulfill the needs by parents who do not get proper care from their children and live lonely. This interior design using an analytical method with doing field survey and direct interview to know what the real problem is, and then collecting the data that are gathered and analyze the data as the fundamental of the design. The orphanage design is based on the Universal Design standard so that this design can give a good impact to the elders and the society around. Keywords: Design Interior, Orphanage, Universal Design, Surabaya I. PENDAHULUAN NDONESIA merupakan sebuah negara dengan kebudayaan yang beraneka ragam, terlebih lagi di pulau Jawa yang mempunyai tingkat kepadatan penduduk terbesar dan kebudayaan masyarakat yang mempunyai nilai-nilai yang berbeda dari negara barat. Di Indonesia ini kehidupan para orang yang telah lanjut usia masih mendapat tempat di keluarganya, mereka masih banyak diminta nasihat, dianggap sesepuh yang dihornati, dan tak jarang pula dari mereka yang tampil sebagai pengambil keputusan. Orang tua pada umumnya tinggal bersama dengan keluarga, anak, menantu, cucu bahkan saudara atau anak dari saudaranya. Namun seiring perkembangan jaman dan teknologi, mampu membuat masyarakat mengalami perubahan sosial. Perubahan sosial yang terjadi dalam masyarakat pun akan berbeda-beda sesuai dengan kondisi dan kebutuhan dari masyarakat di masing-masing tempat. Salah satu bentuk perubahan sosial dalam kehidupan masyarakat tersebut yaitu pola hubungan antara orang tua dan anak, terlebih dalam masyarakat kota. Dalam perkembangannya kehidupan keluarga masyarakat kota lebih cenderung untuk memikirkan diri mereka sendiri. Hal ini dikarenakan aktivitas dan kebutuhan yang harus mereka penuhi. Pola aktivitas yang terlalu padat dan sikap individualisme yang tinggi inilah yang membuat orang tua kurang mendapat perhatian dari anak-anaknya. Banyak orang tua yang mulai ditinggalkan bahkan dipisahkan kehidupannya dari anak-anaknya. Hal ini tentu saja akan berpengaruh besar terhadap perkembangan mental dan psikis dari orang tua. Masyarakat yang telah lanjut usia dalam keluarga tersebut akan mengalami beberapa perubahan, dimana kaum lanjut usia adalah mereka berumur sekitar 60 tahun ke atas akan mulai merasa rendah diri/tidak berguna/hanya sebagai pengganggu, jika tidak mendapat perhatian yang diinginkan. Oleh karena itu, diperlukan sebuah sarana yang mampu memfasilitasi orang lanjut usia agar mereka tidak lagi merasa diasingkan atau merasa rendah diri bahwa keberadaannya tidak berarti lagi. Orang tua pada umumnya sama dengan masyarakat muda, mereka memerlukan komunitas dimana mereka dapat melakukan kegiatan berkumpul dan beraktivitas, dimana dengan aktivitas tersebut mereka dapat merasakan adanya kesenangan dan sifat rekreatif. Perancangan Interior Rumah Usiawan Panti Surya di Surabaya Novita Kumalasari, Mariana Wibowo, Yohan Santoso Program Studi Desain Interior, Universitas Kristen Petra Jl. Siwalankerto 121-131, Surabaya E-mail: novita.k@hotmail.com I