Jurnal Teknologi Sistem Informasi dan Aplikasi ISSN: 2654-3788 Vol. 1, No. 1, Oktober 2018 http://openjournal.unpam.ac.id/index.php/JTSI 31 Analisa dan Pengembangan Aplikasi Sentralisasi Kas Cash Deposit Machine Muhammad Feizal Teknik Informatika, Universitas Pamulang Email: muh.feizal@yahoo.com Abstrak CDM atau Cash Deposit Machine adalah sebuah perangkat keras yang disediakan oleh bank untuk digunakan oleh nasabah sebagai wahana atau stasiun penyetoran uang tunai. Sistem pencatatan Cash Deposit Machine yang terjadi selama ini, dilakukan dan dimaintain oleh pihak cabang, sehingga monitoring terhadap pencatatan tersebut menjadi lebih sulit dan membutuhkan sdm yang lebih banyak. Dilihat dari latar belakang dan permasalahan diatas, maka perlu dibuat sentralisasi Kas CDM agar mempermudah pencatatan dan penggunaan transaksi yang masuk melalui Cash Deposit Machine. Selain itu diharapkan sistem sentralisasi Kas CDM ini dapat memperkecil effort yang dikeluarkan oleh Bagian Operasional dalam mendukung operasional Cash Deposit Machine. Metode yang digunakan adalah studi referensi dan perancangan untuk mempelajari informasi yang didapat dari berbagai sumber serta menjadikannya dasar dalam pengembangan aplikasi. Dengan adanya inisiatif dan aplikasi yang dapat melakukan sentralisasi Kas CDM ini dapat memberikan efisiensi dan efektifitas dalam melakukan pengelolaan Cash Deposit Machine. Kata Kunci: Cash Deposit Machine, Sentralisasi Kas, Bank 1 Pendahuluan CDM atau Cash Deposit Machine adalah sebuah perangkat keras yang disediakan oleh bank untuk digunakan oleh nasabah sebagai wahana atau stasiun penyetoran uang tunai. Selama ini masyarakat sudah terbiasa dengan sistem transaksi setor tunai melalui Teller. Diharapkan dimasa yang akan datang teknologi Cash Deposit Machine dapat menjadi ujung tombak perbankan dalam mengembangkan bisnisnya. 2 Metode Penelitian CDM atau Cash Deposit Machine adalah mesin ATM yang dapat menerima setoran tunai dan inquiry saldo rekening. Bentuk Cash Deposit Machine hampir sama dengan ATM biasa, namun pada sisi depan terdapat lubang / laci untuk meletakkan uang yang akan disetor. Untuk melakukan setoran tunai, nasabah harus menggunakan kartu Debit Bank dan nomor PIN yang sama dengan yang digunakan pada mesin ATM biasa. Tipe Transaksi Cash Deposit Machine memiliki beberapa tipe transaksi. Seperti halnya transaksi tunai yang dilakukan melalui Teller, hal-hal yang dapat terjadi pada transaksi tunai melalui Teller, juga dapat terjadi melalui CDM. Dari pengalaman pengimplementasian CDM, dapat diketahui bahwa transaksi CDM memiliki dua jenis transaksi besar, yaitu transaksi berhasil dan transaksi gagal. Transaksi gagal disebabkan karena: 1. Uang tunai dibaca oleh mesin sebagai uang palsu. 2. Uang tunai rusak atau terlipat. 3. Kesalahan/error sistem. Untuk setiap transaksi yang dianggap berhasil oleh mesin masih bisa terjadi kesalahan atau selisih perhitungan. Salah satu contoh penyebabnya adalah uang palsu yang lolos dari pengecekan CDM. Oleh karena itu Bank perlu mencegah agar selisih perhitungan dapat diminimalisir. Salah satu cara adalah dengan membuat sistem yang memungkinkan dilakukannya koreksi transaksi. Dari penjelasan diatas, maka dapat disimpulkan aplikasi sentralisasi Kas CDM ini harus memiliki kemampuan untuk mencatat transaksi yang berhasil maupun transaksi berhasil yang mengalami koreksi/reversal. Sehingga dapat digambarkan dalam use case diagram adalah sebagai berikut: