PENGEMBANGAN SISTEM PEMBERI PAKAN AYAM CERDAS BERBASIS INTERNET OF THINGS (IoT) Renny Eka Putri, Madani Putra, Khandra Fahmy Jurusan Teknik Pertanian dan Biosistem, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Andalas Email: rennyekaptri@ae.unand.ac.id ABSTRAK Pakan merupakan faktor paling utama dalam peternakan ayam yaitu untuk pertumbuhan dan perkembangannya. Maka dari itu pemberian pakan yang rutin sesuai waktu dan jumlah yang ideal akan bisa membuat peternakan ayam bisa berkembang maksimal dan menguntungkan. Pemberian pakan yang dilakukan rutin akan lebih memudahkan jika ada alat otomatis yang bisa dikembangkan dalam bentuk alat pemberi pakan ayam cerdas berbasis internet of thing (IoT). Tujuan penelitian adalah rancang bangun dan uji teknis alat pemberi pakan ayam cerdas berbasis IoT. Penelitian ini melakukan perancangan alat pakan ayam dikhususkan untuk ayam kampung dan jenis pakan jagung giling. Alat ini memiliki kerangka yang bahannya dari kayu dan triplek, serta sistem kontrol. Sistem kontrol terdiri dari NodeMCU ESP8266, sensor ultrasonik HCSR04, motor Servo, modul RTC, modul adaptor MB102 power supply, dan aplikasi blynk sebagai user interface dan platform IoT. Hasil kalibrasi menunjukkan kebutuhan daya alat 5,278 Watt. Kalibrasi menunjukkan secara keseluruhan sistem bekerja sempurna dengan nilai R 2 sensor ultrasonik 0,9999. Hasil uji kinerja alat didapatkan persentase hasil keluaran pakan rata-rata 95,710 % dan persentase kehilangan pakan rata-rata 4,290 %. Rata-rata error hasil keluaran pakan 1,351% dan delay pemberian selama 3 detik. Persentase pakan sisa yang didapatkan selama pengujian yaitu interval 1,370%-2,283%. Pemberian pakan pada alat ini sudah mampu memenuhi kebutuhan ayam kampung. Kata kunci: pemberi pakan ayam; ayam kampung; internet of things; sistem kontrol PENDAHULUAN Indonesia merupakan negara yang aktif dalam mengonsumsi ayam, hal ini akan memengaruhi usaha di bidang peternakan ayam yang terus ada dan bahkan bertambah. Namun untuk skala rumah tangga, beternak ayam ini banyak juga dijadikan usaha sampingan dan tidak bisa diabaikan. Hal ini sudah membudaya dikalangan masyarakat terutama beternak ayam kampung yang bisa dijadikan ayam petelur, maupun ayam pedaging. Ayam sangat membutuhkan pakan dalam pertumbuhannya. Pakan akan memengaruhi penambahan bobot, panjang, dan volume ayam. Maka pemberian pakan yang cukup dan teratur akan membuat peternak ayam mendapatkan hasil yang memuaskan, sehingga akan menambah kuantitas dan kualitas produk yang dihasilkan. Perawatan ayam yang efisien membutuhkan waktu dan tenaga yang banyak. Maka dari itu, kita harus memikirkan bagaimana ayam yang kita ternak ini tidak menyusahkan waktu kita, bisa mengurangi pekerja, namun tetap memiliki kualitas yang bagus. Salah satu cara agar perawatan ayam bisa optimal yaitu menerapkan konsep otomatisasi dimana pekerjaannya bisa di ambil alih oleh alat. Wedhariny (2019) melakukan rancang bangun purwarupa sistem pemberi pakan ayam petelur dengan menggunakan rasperry pi. Purwarupa kandang ayam petelurlah yang menjadi acauan utama dalam penelitian ini. Sistem ini telah diuji dengan waktu pakan dua kali sehari dengan hasil pengujian menunjukkan galat dibawah 10%, artinya sistem penelitian ini sudah bekerja dengan baik. Kholid (2015) merancang alat otomatis pemberi pakan ternak, yaitu membuat alat pakan ayam pada kandang tertutup berbasis PLC tidak menggunakan IoT. Penelitian ini juga berfokus pada sistem kandang itu sendiri. Perkembangan teknologi Internet of things (IoT) saat sekarang ini sudah mampu menjangkau dalam semua aspek kehidupan, dengan adanya IoT memungkinkan semua benda dapat berkomunikasi satu sama lain melalui internet termasuk dalam segi pertanian. Konsep internet of things mampu menghasilkan sistem monitoring yang efektif dan efesien karena tidak terkendala dengan jarak sehingga pemilik suatu sistem yang memiliki IoT dapat melakukan monitoring dengan cepat, dan juga bisa meringankan pekerjaannya (Nalendra, 2020). Lipi (2020) juga menjelaskan bahwa konsep IoT dalam pertanian memiliki keuntungan yang besar karena kita bisa mengakses alat pertanian yang menggunakan sistem ini dimanapun dan kapanpun. Contoh alat pertanian yang menggunakan IoT yaitu