Volume 1 , Nomor 2, Juni 2019 e-ISSN : 2656-4661 JURNAL SINERGI:Pengabdian UMMAT 52 PEMULIHAN PSIKOSOSIAL ANAK DENGAN KEGIATAN GAMES DAN BERYANYI PASCAGEMPA LOMBOK Mahsup 1 , Eka Fitriani 2 , Ibrahim 3 , Harry Irawan Johari 3 1 Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Mataram 2 PAUD Islam Terpadu ABATA Lombok 3 Pendidikan Geografi Universitas Muhammadiyah Mataram Corresponding author : Mahsup E-mail : mahsup.math@gmail.com Diterima 18 Mei 2019, Disetujui 25 Juni 2019 ABSTRAK Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan yaitu (1) untuk menggambarkan trauma healing melalui proses pelaksanaan yang diberikan oleh tim kegiatan pengabdian kepada masyarakat, (2) untuk menggambarkan dampak-dampak yang terjadi kepada anak setelah mendapatkan penanganan trauma healing. Pendekatan kegiatan pengabdian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Sedangkan metode pelaksanaan pengabdian dengan metode deskriptif. Tempat kegiatan pengabdian kepada masyarakat di desa Meninting kecamatan Batulayar kabupaten Lombok Barat. Sumber data dalam kegiatan pengabdian adalah siswa PAUD dan SD didesa Meninting Kecamatan Batulayar Lombok Barat dan data yang dikumpulkan dalam kegiatan pengabdian ini berupa data catatan lapangan. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat yaitu : (1) setelah mengikuti kegiatan pendampingan pasca gempabumi siswa PAUD dan SD didesa Meninting yang lebih termotivasi, lebeih bersemangat dan mau bangkit kembali dalam mengahadapi kehidupan hari-hari berikutnya (2) peserta memahami langkahlangkah dalam menyelamatkan diri dalam menghadapi terjadinya gempa bumi. Kata kunci: Gempa bumi, Pemulihan, Psikososial ABSTRACT The purpose of community devotion is to be conducted (1) to describe trauma healing through the implementation process provided by the Community service activities, (2) to describe the impacts that occur to the child After obtaining trauma healing treatment. The approach to devotion activities used is a qualitative approach. While the implementation method of devotion with descriptive method. Place of activities devotion to the community in the village of Meninting Batulayar West Lombok District. Data sources in the activities of devotion are students of PAUD and elementary school in the village of Meninting West Lombok Batulayar subdistrict and the data collected in this dedication activity in the form of field record data. The results of Community devotion are: (1) After following the activities of the post-earthquake mentoring of PAUD and elementary school students in the village of Meninting who are more motivated, lebeih eager and want to bounce back in the life of the days (2) Participants understand the steps the step in saving yourself in the face of an earthquake. Keywords: Earth Quick, Recovery, Psychosocial PENDAHULUAN Negara Indonesia berada digaris khatulistiwa pada posisi silang antara dua benua dan samudera, berada dalam wilayah yang memiliki kondisi geografis, geologis, hidrologis dan geografis yang rawan terhadap terjadinya bencana dengan frekuensi yang cukup tinggi. Indonesia terletak diatas lempeng yang jejari gunung api yang sangat akif yang disebut dengan ring of fire (lingkaran api). Kondisi alam yang rentan terhadap berbagai bencana ini tidak dapat dihindari. Kejadian gempa darat berkekuatan 6,4 Mw yang melanda Pulau Lombok, Indonesia pada tanggal 29 Juli 2018, pukul 06.47 WITA. Pusat gempa berada di 47 km timur laut Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat dengan kedalaman 24 km. Guncangan gempa bumi dirasakan di seluruh wilayah Pulau Lombok. Pulau Bali, dan Pulau Sumbawa. Gempa ini merupakan rangkaian gempa awal sebelum gempa bermagnitudo lebih besar mengguncang Lombok pada 5 Agustus 2018. Gempa bumi berpusat di darat di dekat Gunung Rinjani wilayah Kabupaten Lombok Timur. Dengan memperhatikan lokasinya dan kedalaman hiposenter, maka gempa bumi ini brought to you by CORE View metadata, citation and similar papers at core.ac.uk provided by UMMAT Scientific Journals (Universitas Muhammadiyah Mataram)