1
Life Science 10 (1) (2021)
Life Science
http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/LifeSci
Pengendalian Rayap Tanah Coptotermes curvignathus Holmgren
Menggunakan Ekstrak Daun Avicennia marina
Ulin Nikmatul Aflah
, Niken Subekti, R. Susanti
Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Semarang, Indonesia
Info Artikel Abstract
Diterima: 1 Maret 2021
Disetujui: 30 Maret 2021
Dipublikasikan: 15 April
2021
Termite is one type of insect include order Isoptera, that recorded about 200 species in Indonesia and has been
identified just 179 species. Economic losses aused of termites in Indonesia have reached billions rupiah each
year. One of the control it using the vegetable insecticide, which can be used as an alternative to ontroled
insect because it meets the criteria that is safe, cheap, and easy to apply the farmers. One of the ingredients
that can be used as an insecticide substitute is the mangrove. Secondary metabolites found in mangroves are
alkaloids, phenolics, steroids and terpenoids where the active component is pharmacological, toxic
and ecologic. This study aims to determine the effect of mangrove leaf extract of Avecennia marina as a
vegetable pesticide against mortality of ground termites Coptotermes curvignathus Holmgren. The design of
this study was experimental study with the dose tested 5 different treatments is0% (C-), 0.5%, 1%, 2% and
borax 1% (C +) and the different duration is 3 hours, 5 hours, and 7 hours in5 repetitions. Data analysis
using factorial test followed by Duncan test. Based on the result of the research, the concentration of 0,5%
mangrove leaf extract solution with 3 hours long wood soak can kill the ground termite of Coptotermes
curvignathus Holmgren 100% in 3 weeks.
Keywords: termites,
mangroves, pesticides
vegetable
rayap, bakau, pestisida
nabati
Abstrak
Rayap merupakan salah satu jenis serangga dalam ordo Isoptera yang tercatat di Indonesia
sekitar 200 jenis dan baru 179 jenis yang sudah teridentifikasi. Kerugian ekonomis akibat rayap di
Indonesia telah mencapai milyaran rupiah tiap tahunnya. Salah satu pengendaliannya
dengan menggunakan insektisida nabati, yang dapat digunakan sebagai alternatif pengendalian
serangga hama karena memenuhi kriteria yaitu aman, murah, dan mudah diterapkan petani.
Salah satu bahan yang dapat digunakan sebagi bahan subtitusi insektisida adalah bakau.
Metabolit sekunder yang ditemukan pada bakau-bakauan adalah golongan alkaloid, fenolat,
steroid dan terpenoid dimana komponen aktif tersebut bersifat farmakologik, toksik dan ekologik.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak daun bakau Avecennia marina
sebagai pestisida nabati terhadap mortalitas rayap tanah Coptotermes curvignathus Holmgren.
Rancangan penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan dosis yang diujikan5 perlakuan
berbeda yakni 0% (C-), 0,5%, 1%, 2% dan boraks 1% (C+) serta variasi lama rendam kayu 3 jam,
5 jam, dan 7 jam sebanyak 5 kali ulangan. Analisis data menggunakan uji Faktorial dilanjutkan
uji Duncan. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh konsentrasi larutan ekstrak daun bakau 0,5%
dengan lama rendam kayu 3 jam efektif dapat membunuh rayap tanah Coptotermes curvignathus
Holmgren sebesar 100% dalam 3 minggu.
© 2021 Universitas Negeri Semarang
Alamat korespondensi:
Gedung D6 Lt.1,. Jl. Raya Sekaran, Gunungpati, Semarang, Indonesia 50229
E-mail: aminatuzzuhriyah2378@yahoo.com
p-ISSN 2252-6277
e-ISSN 2528-5009