http://ejournal.uniska-kediri.ac.id/index.php/filliacendekia ISSN : 2502-5597; e-ISSN : 2598-6325 Doi: 10.32503/fillia.v4i1.413 - 13 - TEKNIK MANAJEMEN PENETASAN TELUR TETAS AYAM KAMPUNG UNGGUL KUB DI KELOMPOK GUMUKMAS JEMBER Niswatin Hasanah, Nanang Dwi Wahyono, Achmad Marzuki Jurusan Peternakan Politeknik Negeri Jember Jl.Mastrip no 164 Jember Email : niswatin_hasanah@polije.ac.id, nanangdwiw355@gmail.com achmadmarzuki1955@gmail.com ABSTRAK Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini ditujukan untuk kelompok ternak ayam kampung Gumukmas di Jember yang saat ini sedang mengembangkan usaha penetasan ayam KUB untuk menyediakan bibit ayam KUB sehingga mencukupi permintaan pasar yang semakin meningkat. Tujuan Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengatasi masalah penurunan daya tetas telur di Kelompok ternak Gumukmas Jember sehingga peternak yang tergabung di Gumukmas dapat meningkatkan daya tetas dan mengetahui manajemen penetasan ayam kampung efisien. Metode yang digunakan untuk menyelesaikan masalah mitra adalah survei dan pendampingan terhadap pihak hatchery Gumukmas Selanjutnya melaksanakan model kegiatan penyuluhan/pelatihan pada pihak mitra dan anggota kelompok ternak ayam kampung Gumukmas. Kegiatan tersebut adalah penyuluhan tentang manajemen teknik penetasan oleh pihak tim Politeknik Negeri Jember untuk mengatasi manajemen penetasan pada kelompok ternak Gumukmas sehingga telus yang menetas akan meningkat. Hasil yang dicapai adalah peningkatan jumlah telur yang menetas. Perbaikan manajemen yang dilakukan selama PPPM meliputi manajemen mesin penetas, manajemen telur tetas sebelum inkubasi, dan manajemen telur tetas selama proses inkubasi. Data hasil selama dilakukan proses pendampingan diperoleh daya tetas sebesar 53,57%, dan mortalitas sebesar 46,43%. Upaya perbaikan manajemen yang telah dilakukan dapat meningkatkan daya tetas sebesar 52,86%. Kata Kunci : penetasan, ayam KUB, daya tetas PENDAHULUAN Ayam KUB adalah ayam strain baru yang paling unggul dalam varietas ayam kampung. Ayam ini merupakan Kampung unggul balitnak hasil persilangan ayam kampung murni selama enam generasi. Ayam ini merupakan ayam dwiguna yang bisa digunakan sebagai pedaging ataupun petelur. Ayam KUB saat ini dikembangkan oleh beberapa daerah di Indonesia, khususnya daerah Jember yang merupakan daerah yang memiliki potensi pengembangan ayam KUB. Kelompok ternak Gumukmas merupakan sentra produksi ayam KUB di Kabupaten Jember. Permintaan bibit ayam KUB masih belum terpenuhi dikarenakan manajemen penetasan untuk menghasilkan bibit ayam KUB belum berproduksi secara optimal. Hasil data penetasan di Kelompok ternak Gumukmas menunjukkan daya tetas hanya 1%. Selama proses sebelum dan proses inkubasi dilakukan manajemen meliputi: collecting egg, penggosokan kerabang telur, penyimpanan telur tetas, persiapan mesin tetas, pembalikan telur dua kali dalam sehari, dan candling. Hasil survei menunjukkan tidak adanya manajemen khusus seperti fumigasi, sanitasi telur ataupun perhatian terhadap telur tetas yang akan ditetaskan dan pencatatan yang diterapkan dan dapat menjadi pemicu rendahnya daya tetas. Fungsi utama pencatatan sebagai bahan evaluasi diakhir produksi ketika produksi menurun. Kelompok ternak Gumukmas saat ini sedang mengembangkan usaha penetasan ayam KUB untuk menyediakan bibit ayam KUB sehingga mencukupi permintaan pasar yang semakin meningkat. Sektor usaha penetasan dimulai sejak bulan Agustus 2017 dengan hasil dari 185 butir telur yang ditetaskan diperoleh hasil 95% (175) fertil, 5% infertil (10 butir), dan daya tetas hanya mencapai 1% (Data hasil wawancara di Kelompok ternak Gumukmas , 2018). Penerapan manajemen penetasan yang dilakukan meliputi koleksi telur tetas, penyimpanan, penetasan, pembalikan telur, peneropongan (candling) telur tetas dan tidak ada track record penerapan suhu maupun kelembapan belum maksimal dilakukan. Kondisi lapang menunjukkan belum adanya perlakuan khusus pada telur tetas sebelum proses inkubasi maupun ketika proses inkubasi sebagai contoh ketika di kandang pembibitan telur yang akan di inkubasi hanya diletakkan dipinggiran kandang, kondisi telur yang kotor (tidak ada perlakuan fumigasi saat CORE Metadata, citation and similar papers at core.ac.uk Provided by Open Access Journal Online Universitas Islam Kadiri