1 Analisis Pengangguran dan Pertumbuhan Ekonomi sebagai Akibat Pandemi Covid-19 Dewi Wulan Sari STKIP PGRI JOMBANG e-mail: wulansaridewi802@gmail.com Abstrak - Pengangguran dan pertumbuhan ekonomi menjadi salah satu indikator ekonomi makro. Artikel ini membahas tentang permasalahan pengangguran dan pertumbuhan ekonomi negara Indonesia pada masa Pandemi Coronavirus 2019 (Covid-19) melanda. Tujuan dari penulisan artikel adalah untuk melihat dan mengasumsikan seberapa besar tingkat pengangguran di Indonesia dan seberapa besar penurunan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada awal tahun 2020 terutama saat terjadi Pandemi Covid-19. Artikel ini ditulis menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dan penelitian kepustakaan. Dari hasil analisis menunjukan bahwa pertumbuhan ekonomi di Indonesia dapat diukur melalui peningkatan atau penurunan produk domestik bruto (PDB/GDP) yang dihasilkan suatu negara, karena indikator yang berhubungan dengan jumlah pengangguran adalah GDP. Pada masa pandemi Covid-19 ini pertumbuhan ekonomi Indonesia mengalami penurunan. Pelambatan pertumbuhan ekonomi saat wabah coronavirus menyerang menjadi sebesar 2,97% (year on year). Sedangkan pengangguran mengalami peningkatan akibat terjadi pemutusan hubungan kerja. Sejumlah 212.394 pekerja yang terkena PHK. Dengan adanya penurunan tingkat pertumbuhan ekonomi tersebut, maka tingkat pengangguran di Indonesia juga mengalami kenaikan. Sehingga, kenaikan jumlah pengangguran dapat mengakibatkan defisit anggaran negara bertambah. Peningkatan defisit yang dialami Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2020 hingga menjadi sebesar 6,27% diukur dari produk domestik bruto (PDB). Kata Kunci: Pengangguran, Pertumbuhan Ekonomi, dan Wabah Coronavirus Abstract - Unemployment and economic growth become one of the macroeconomic indicators. This article discusses the problem of unemployment and economic growth in Indonesia during the 2019 pandemic Coronavirus (Covid-19). The purpose of writing articles is to see and assumption how big the unemployment rate is in Indonesia and how much the decline in Indonesia's economic growth in early 2020 especially during the Covid-19 Pandemic. This article was written using qualitative research methods and library research. From the results of the analysis show that economic growth in Indonesia can be measured through an increase or decrease in gross domestic product (GDP) produced by a country, because the indicator relating to the amount of unemployment is GDP. During the Covid-19 pandemic, Indonesia's economic growth experienced a decline. Slowing economic growth when the coronavirus outbreak hits was 2.97% (year on year). While unemployment has increased due to layoffs. A total of 212,394 workers were laid off. With this decline in economic growth, the unemployment rate in Indonesia has also increased. Thus, an increase in unemployment can result in an increase in the country's budget deficit. The increase in deficit experienced by the State Budget (APBN) in 2020 to 6.27% measured from gross domestic product (GDP). Key Word: Unemployment, Growth Economic, and Coronavirus Epidemic