SURABAYA BIOMEDICAL JOURNAL 2022, VOL. 2, NO. 1 Komalasari I., Diarsvitri W., 2022 / ANGINA STABIL 10 ARTIKEL PENELITIAN ANGINA STABIL Intan Komalasari 1 , Wienta Diarsvitri 2 1 Bagian Kardiologi, Fakultas Kedokteran Universitas Hang Tuah, Surabaya, Provinsi Jawa Timur, Indonesia 2 Bagian Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran Universitas Hang Tuah, Surabaya, Provinsi Jawa Timur, Indonesia Korespondensi: wienta.diarsvitri@hangtuah.ac.id. Telp/ HP: 081316834913 Naskah Masuk 07 Juli 2022, Revisi 07 Agustus 2022, Layak Terbit 10 September 2022 Abstrak Tujuan Penelitian: Penyakit jantung dan pembuluh darah masih merupakan salah satu penyebab utama kematian dan kecacatan di seluruh dunia, serta membutuhkan biaya kesehatan yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk membahas faktor resiko, patogenesis dan tata laksana angina stabil. Metode : Penelitian literature review ini menggunakan 14 artikel dengan kriteria inklusi artikel yang dipublikasikan di jurnal nasional terakreditasi dan jurnal internasional antara tahun 2017- 2021, berbahasa Indonesia atau Inggris, dan dapat diakses full text. Artikel didapatkan dari mesin pencari PubMed, Google Scholar dan Cochrane dengan beberapa kata kunci. Hasil : Angina stabil terjadi saat endotelium dari arteri terpapar dengan berbagai faktor risiko seperti dislipidemi, hormon vasokonstriktor, hasil glikosidasi terkait hiperglikemi, sitokin pro inflamasi dari jaringan adiposa atau produk bakteri tertentu, yang menyebabkan peningkatan ekspresi molekul adesi pada bagian dalam dinding arteri. Pada angina stabil remodeling arteri yang sering dijumpai adalah lesi aterosklerosis dengan negative remodelling (tipe stenosis).Sekitar sepertiga pasien dengan angina stabil yang telah mendapatkan terapi farmakologis dan revaskularisasi melaporkan keluhan angina kronis Kesimpulan : Keberhasilan terapi angina stabil tidak hanya ditentukan oleh terapi farmakologi, namun juga modifikasi gaya hidup dan faktor resiko. Kata kunci : angina stabil, aterosklerosis, stenosis, modifikasi gaya hidup, faktor resiko Abstract Study aims: Heart and blood vessel disease is one of the main causes of death worldwide that requires high healthcare costs.This study aimed to discuss the risk factors, pathogenesis and management of stable angina. Methods : This literature review uses 14 articles with inclusion criteria: articles are publised in international journals and accredited national journals between 2017-2021, in Indonesian or English, and can be accessed full text. Articles are obtained from search engines PubMed, Google Scholar and Cochrane with several keywords. Results : Stable angina occurs when the endothelium of the arteries is exposed to various risk factors such as dyslipidemia, vasoconstrictor homones, glycosidation products associated with hyperglycaemia, proinflammatory cytokines from adipose tissue or certain bacterial products, leading to increased expression of adhesion molecule on the inside of the arterial wall. In stable angina, the most common arterial remodelling is atherosclerotic lesions with negative remodelling