Yodasari dan Ratih: Perawatan saluran akar... 49 STUDI KASUS Perawatan saluran akar satu kunjungan menggunakan instrumen rotary disertai restorasi resin komposit teknik semi-direk Lika Yodasari*, Diatri Nari Ratih** *Program Studi Konservasi Gigi Program Pendidikan Dokter Gigi Spesialis, Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia **Departemen Konservasi Gigi, Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia *Jl Denta No 1 Sekip Utara, Yogyakarta, Indonesia; e-mail: likayodasari@gmail.com ABSTRAK Perawatan saluran akar satu kunjungan merupakan perawatan konservatif non-bedah pada gigi pulpitis irreversible dan nekrosis. Tahap-tahapnya meliputi pembersihan dan pembentukan, sterilisasi serta pengisian saluran akar yang dilakukan dalam satu kali kunjungan. Laporan kasus ini bertujuan untuk mengevaluasi keberhasilan perawatan saluran akar satu kunjungan menggunakan instrumen rotary dan direstorasi dengan resin komposit teknik semi-direk. Pasien berusia 23 tahun datang ke RSGM FKG UGM untuk memperbaiki tumpatan yang bocor pada gigi geraham kanan bawah yang ditumpat 1 tahun lalu dan gigi tersebut tidak pernah sakit. Pemeriksaan radiograf menunjukkan kavitas telah mencapai pulpa dan tidak terdapat lesi periapikal, sedangkan pemeriksaan klinis menunjukkan gigi nekrosis. Pasien dirawat dengan perawatan saluran akar satu kunjungan menggunakan instrumen rotary dan direstorasi dengan resin komposit teknik semi-direk. Setelah 5 bulan perawatan pasien tidak menunjukkan adanya keluhan. Pemeriksaan radiografs menunjukkan tidak terdapat lesi periapikal. Perawatan saluran akar satu kunjungan menggunakan instrumen rotary disertai restorasi resin komposit teknik semi-indirek menjadi perawatan yang efektif apabila disertai pemilihan kasus dan diagnosis yang tepat, kerja yang asepsis, serta pengetahuan dan ketrampilan operator yang memadai. Kata kunci: perawatan saluran akar satu kunjungan; instrumen rotary; resin komposit teknik semi-direk ABSTRACT: One visit root canal treatment using rotary instrument followed by semi-direct technique composite restoration. One visit root canal treatment is non-surgical conservative treatment of irreversible pulp disease or pulp necrosis. Treatment includes cleaning and shaping, sterilization, and obturation of root canal performed in one visit. The aim of this case report is to evaluate the success of one visit root canal treatment using rotary instrument followed by semi-direct composite restoration. A 23 year-old patient presented into dental hospital Faculty of Dentistry UGM to obtain treatment of leaking composite flling on his mandibular right molar that previously had been treated 1 year ago. The tooth was asymptomatic. Radiograph showed a cavity reaches the pulp and there was no periapical lesions, clinical examination showed necrosis. Patient was treated with one visit root canal treatment using rotary instrument followed by semi-direct technique of composite restoration. Five months after treatment the patient had no complaints. Radiographic examination showed no periapical lesions. One visit root canal treatment using rotary instrument followed by semi- indirect technique composite restoration may be an efective treatment option when performed with case selection, proper diagnosis, aseptic work, as well as the appropriate operator’s knowledge and skills. Keywords: one visit root canal treatment; rotary instruments; semi-direct technique composite restoration MKGK (Majalah Kedokteran Gigi Klinik) (Clinical Dental Journal) UGM Vol 3 No 2 – Agustus 2017 ISSN 2460-0059 (online) Tersedia online di https://jurnal.ugm.ac.id/mkgk PENDAHULUAN Kebocoran antara dinding kavitas dan bahan restorasi dapat menjadi jalan untuk bakteri dan cairan yang melewati celah tersebut sehingga menimbulkan karies ulang. 1 Karies yang terjadi dapat, menimbulkan kerusakan pada gigi dan menimbulkan peradangan pada pulpa. Apabila peradangan pada pulpa tidak dilakukan perawatan, dapat berlanjut pada kematian pulpa atau yang dikenal dengan isilah nekrosis pulpa. 2 Perawatan saluran akar merupakan pera- watan pada gigi nekrosis yang bertujuan untuk membersihkan ruang pulpa dari jaringan pulpa yang telah terinfeksi dan membentuk saluran akar