Jurnal ESDM Volume 11, Nomor 1, April 2022 Hal: 44 53 e-ISSN: 2503-2429 p-ISSN: 2085-8027 POLITEKNIK ENERGI DAN MINERAL AKAMIGAS 44 Pembuatan Biogas dari Limbah Cair Tahu untuk Masyarakat Desa Kapuan, Kabupaten Blora Toegas Soegeng Soegiarto* 1 , Puspa Ratu 2 , Sujono 3 , Dwi Mulyono 4 , Ferro Aji 5 , Hafid Suharyadi 6 , RR Gumilar Tri 7 , Umi Yuliatin 8 1,2,3,4,5,6,7,8,9 Politeknik Energi dan Mineral Akamigas; Cepu, Blora, 0296-421897 e-mail: * 1 toegas.soegiarto@esdm.go.id, 2 pusparatu@esdm.go.id , 3 jono9466@esdm.go.id, 4 dwi.mulyono@esdm.go.id, 5 ferro.aji@esdm.go.id, 6 hafid.suharyadi@esdm.go.id, 7 gumilar.widiastuti@esdm.go.id, 8 umi.yuliatin@esdm.go.id ABSTRAK Industri tahu memberikan sumbangan perekonomian negara dan menyediakan banyak lapangan pekerjaan, namun dalam proses pengolahannya menghasilkan limbah. Sebagian besar industri tahu skala rumah tangga merupakan industri kecil yang tidak dilengkapi dengan unit pengolahan air limbahnya. Biogas merupakan energi terbarukan (renewable) yang ramah lingkungan dan menjadi pilihan, memiliki peluang untuk pengembangannya sebagai energi alternatif yang mulai diperhitungkan oleh karena program penghematan energi dari bahan bakar minyak bumi sebagai energi fosil yang tidak dapat diperbarui (unrenewable). Kebutuhan bahan bakar bagi penduduk berpendapatan rendah maupun miskin, terutama di pedesaan sudah tidak lagi menggunakan minyak tanah (kerosene) namun sudah menggunakan gas LPG yang bisa keberadaannya langka dan harganya semakin mahal. Untuk mengatasi hal tersebut, diperlukan pemanfaatan energi terbarukan yang dapat dihasilkan dengan teknologi tepat guna yang relatif sederhana dan sesuai untuk daerah pedesaan adalah energi biogas dengan memproses limbah bio atau bio masa salah satu diantaranya limbah cair tahu didalam suatu alat kedap udara yang disebut digester Kata kunci: Industri, Tahu, Biogas, Digester ABSTRACT The tofu industry contributes to the country's economy and provides many jobs, but in the processing process it produces waste. Most of the household-scale tofu industries are small industries that are not equipped with a waste water treatment unit. Biogas is a renewable energy that is environmentally friendly and is an option, has opportunities for its development as an alternative energy which is starting to be taken into account due to the energy saving program from petroleum as a non-renewable fossil energy. The need for fuel for low-income and poor people, especially in rural areas, no longer uses kerosene (kerosene) but uses LPG gas, which can be scarce and more expensive. To overcome this, it is necessary to use renewable energy that can be produced with appropriate technology that is relatively simple and suitable for rural areas, namely biogas energy by processing bio or biomass waste, one of which is tofu liquid waste in an airtight device called a digester. Keywords: Industry, Tofu, Biogas, Digester PENDAHULUAN Industri tahu memberikan sumbangan perekonomian negara dan menyediakan banyak lapangan pekerjaan, namun dalam proses pengolahannya menghasilkan limbah. Sebagian besar industri tahu skala rumah tangga merupakan industri kecil yang tidak dilengkapi dengan unit pengolahan air limbahnya dikarenakan modal terbatas, sedangkan diantara industri tahu yang dikelola koperasi ada yang dilengkapi dengan unit pengolah air limbahnya dan itupun kadar zat organik