VARIASI LEKSIKAL BAHASA DAYAK DI KECAMATAN NANGA TAYAP KABUPATEN KETAPANG Lusia Tania Lisa Rianti, Laurensius Salem, Agus Syahrani, Dedy Ari Asfar Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Untan Pontianak Posel: lusiatanialisarianti@student.untan.ac.id Abstract This study aims to identify the number of lexicon variation differences on the observation point maps, the percentage of lexicon variation in Dayak languages in Nanga Tayap District of Ketapang Regency, and its implication as to the supplementary text material of Indonesian Language lesson of the Curriculum 2013. The method used in this study was descriptive, observation, and conversation method with the form of qualitative and quantitative. The data source in this study comprised 3 Dayak languages, Tayap Hulu, Kayong, and Gerunggang Dayak languages. The data were collected using tapping, involved conversation observation, recording, notetaking, hook, and interview techniques. The findings showed that there are 86 variations of lexicon out of 537 questions presented in Dayak languages in Nanga Tayap District, encompassed in 86 maps of the data. Based on the dialectometric calculation, the difference of dialect between TP1-TP2 is by 67.44%, and TP2-TP3 by 60.46%. The difference in language was on TP1-TP3 by 87.72%. Keywords: Dialectology, Lexicon Variation, Dayak Tayap Hulu, Dayak Kayong, Dayak Gerunggang. PENDAHULUAN Indonesia memiliki bahasa daerah yang sangat beragam, satu di antara bahasa daerah yang dimiliki yaitu bahasa Dayak. Banyaknya penutur bahasa Dayak menyebabkan bahasa yang digunakan oleh penutur bervariasi antara satu daerah dengan daerah lainnya. Variasi penggunaan bahasa satu di antaranya terdapat di Kecamatan Nanga Tayap Kabupaten Ketapang. Kecamatan ini terdiri atas beberapa bahasa Dayak, yaitu Dayak Kayong, Dayak Gerunggang, dan Dayak Tayap Hulu. Dayak Kayong tersebar di lima desa yaitu Desa Tajok Kayong, Desa Kayong Tuhe, Desa Betenung, Desa Kayong Hulu, dan Desa Kayong Utara. Dayak Gerunggang tersebar di tiga desa yaitu Desa Pateh Benteng, Desa Cegolak dan Desa Batu Mas. Dayak Tayap Hulu tersebar di tiga desa yaitu Desa Sepakat Jaya (Engkadin), Desa Sumber Suka dan Desa Sebadak Raya. Persebaran subsuku Dayak yang terbagi ke dalam tiga zona atau wilayah ini berdasarkan data historis yang dijadikan sebagai acuan oleh masyarakat dengan berbagai mitos yang hingga saat ini masih dipercayai sebagai sebuah fakta kebenaran. Bahasa Dayak yang berada di Kecamatan Nanga Tayap layak untuk diteliti dalam kajian dialektologi, khususnya dalam bidang leksikal karena bahasa Dayak di Kecamatan Nanga Tayap memiliki tiga Dayak yang berbeda dan mempunyai variasi bahasa yang berbeda meskipun secara logat memiliki kesamaan. Penelitian ini dipusatkan di tiga titik pengamatan (selanjutnya disingkat dengan TP) yaitu, Desa Pangkalan Suka (Dayak Tayap Hulu), Desa Kayong Tuhe (Dayak Kayong), dan Desa Batu Mas (Dayak Gerunggang). Peneliti mengambil tiga TP ini karena peneliti sudah berkomunikasi kepada Tetua Adat. Tetua Adat sudah menceritakan 1 brought to you by CORE View metadata, citation and similar papers at core.ac.uk provided by Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran