313 PENDEKATAN LEAN SIX SIGMA GUNA MENGURANGI WASTE PADA PROSES PRODUKSI GENTENG DAN PAVING (STUDI KASUS DI PT. MALANG INDAH) LEAN SIX SIGMA APPROACHES TO REDUCE WASTE IN THE PRODUCTION PROCESS OF GENTENG AND PAVING (CASE STUDY AT PT. MALANG INDAH) Jiwarani Ambar Pertiwi 1) , Nasir Widha Setyanto 2) , Ceria Farela Mada Tantrika 3) Jurusan Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya Jalan MT. Haryono 167, Malang 65145, Indonesia. E-mail: jiwarani@yahoo.com 1) , nazzyr_lin@ub.ac.id 2) , ceria_fmt@ub.ac.id 3) Abstrak PT. Malang Indah merupakan salah satu perusahaan di kota Malang yang memproduksi bahan bangunan, misalnya genteng dan paving. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi waste apa saja yang terjadi dan upaya apa yang dapat dilakukan untuk mengurangi waste tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan konsep Lean Six Sigma untuk mengidentifikasi dan meminimasi waste. Dengan pendekatan Lean Six Sigma, diharapkan waste yang terjadi di PT.Malang Indah dapat berkurang tiap bulannya. Tahapan penelitian yang dilakukan mengikuti siklus DMAIC. Tool FMEA (Failure Mode and Effect Analysis) digunakan untuk menganalisa dan dicari kemungkinan kegagalan (failure) yang akan terjadi atau yang sudah terjadi. Berdasarkan failure yang ditemukan, usulan perbaikan disusun untuk mencegah kesalahan mengatasi kesalahan yang terjadi terutama akibat human error. Usulan perbaikan disusun menggunakan tool poka yoke, dimana tool ini dapat mengantisipasi kegagalan yang mungkin terjadi dan meningkatkan ketelitian karyawan dalam bekerja. Hasil penelitian ini menunjukan adanya 6 jenis waste yang terjadi pada proses produksi genteng royal yaitu Environmental, Health, and Safety (EHS), Defect, Overproduction, Waiting, Transportation, dan Excess Processing serta 5 jenis waste yang terjadi pada proses produksi paving kotak yaitu Environmental, Health, and Safety (EHS), Defect, Overproduction, Waiting, dan Excess Processing. Usulan perbaikan yang diajukan berupa pembuatan penahan dari kayu, penempelan peringatan berbentuk poster di dinding area proses pencetakan, prosedur penumpukan dan pengangkutan produk, alat perata cetakan berbentuk (T) terbuat dari kayu, dan SOP proses pencampuran paving kotak. Kata Kunci: DMAIC, E-DOWNTIME Waste, FMEA, Lean Six Sigma, Poka Yoke. 1. Pendahuluan Di era persaingan bebas saat ini, setiap perusahaan dituntut mampu bertahan dengan selalu meningkatkan efektifitas dan efisiensinya dalam menjalankan proses produksi. Pada perusahaan manufaktur yang memproduksi material yang banyak tentunya mengakibatkan perusahaan tersebut mempunyai waste yang tidak sedikit pula, sehingga perusahaan harus dapat meminimasi hal-hal terjadinya waste yang dapat merugikan agar dapat bertahan dalam persaingan bebas saat ini. PT. Malang Indah merupakan salah satu perusahaan manufaktur yang berkembang di kota Malang. Produk yang diproduksi beraneka macam bahan bangunan seperti genteng royal, genteng flat, bubungan, paving kotak, paving diagonal, batako, kansteen sepatu kecil, kansteen sepatu besar, kansteen kotak, kansteen berem, kansteen slip, dan uskop. Pemasaran produk PT. Malang Indah meliputi area Malang Raya dan sekitarnya, dimana sedang tingginya permintaan guna pembangunan property, memperindah taman, pengerasan areal parkir, dan perbaikan jalan yang sedang berkembang pesat sekarang ini. Permasalahan yang sering dihadapi oleh perusahaan adalah banyaknya pemborosan ( waste) yang terjadi seperti kualitas produk dari tingginya jumlah kecacatan yang terjadi selama proses produksi berlangsung. Hal ini dapat dilihat dari adanya produk defect yang dihasilkan. Produk defect yang ditemukan terjadi pada saat proses pembuatan dikarenakan ketidaktelitian pekerja dalam bekerja dan perpindahan produk (material handling) untuk disimpan atau dilakukan pengiriman sering meninggalkan produk-produk pecah akibat terjatuh. Dalam proses produksi yang terjadi terindikasi masih kurangnya kesadaran dan pengetahuan pekerja tentang prinsip-prinsip Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Dilihat dari kurang lengkapnya alat keamanan yang digunakan pekerja yang dapat menyebabkan cedera, hal lain yang ditimbulkan adalah terhambatnya proses produksi. Waste selanjutnya terjadi proses brought to you by CORE View metadata, citation and similar papers at core.ac.uk provided by Jurnal Rekayasa dan Manajemen Sistem Industri