Gema Agro E-ISSN 2614 – 6045
https://ejournal.warmadewa.ac.id/index.php/gema-agro P-ISSN 1410 – 0843
Vol. 23, Number 2 (2018), pages: 139 - 145 http://dx.doi.org/10.22225/ga.23.2.887.139-145
Published: 31 Desember, 2018
Panjang stek dan Rootone -F pada pertumbuhan dan stek pucuk
tanaman krisan (Chrysanthemum, sp)
Alfuji Altayani, I Nengah Suaria *, I Gusti Made Arjana
Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Warmadewa
*nsuaria@gmail.com
Abstract
This study aims to determine the interaction of Rootone-F concentration and Long Cuttings on chrysanthemum
shoot cuttings. This research was conducted in Green House in Agro Pudak Lestari, Pancasari Village, Sukasada
District, Buleleng Regency. The time in this study was held for 21 days, from 2, April 2018 to 22, April 2018. This
experiment was a factorial experiment using a randomized block design (RBD) pattern. The first treatment of
Rootone-F (R) concentration consists of four levels, namely Control: (R0), a concentration of 225 mg.l -1: (R1), a
concentration of 450 mg.l-1: (R2), a concentration of 675 mg.l-1: (R3). The second treatment is the length of
cuttings consisting of three levels, namely the length of cuttings 4 cm: P1, the length of cuttings 7 cm: P2, the
length of cuttings 10 cm: P3. The results of the study show that the interaction between Rootone-F with Long
Cuttings has no significant effect (P≥0.05) on all observed variables. The treatment of Rootone-F concentration
had a very significant effect (P<0.01) on root wet weight and seed wet weight, significantly (P<0.05) on the
variable number of roots and number of leaves, and no significant effect (P≥0.05) on the variable root length, dry
weight of root oven, seed height, and dry weight of the seedling oven. Long treatment of cuttings was very
significant (P<0.01) on the variable number of roots, root wet weight, root oven dry weight, seed height, seed wet
weight, and seed oven oven dry weight while having a significant effect (P<0.05) on variable root length and
number of leaves. The results showed that the administration of Rotoone-F 675 mg.l-1 and the length of the
cuttings 10 cm gave the best results for the growth of cuttings.
Keywords: Chrysanthemum Plants; Long Cuttings; Rootone-F
1. Pendahuluan
Krisan atau dikenal juga dengan sebutan bunga seruni, merupakan tanaman hias yang memiliki nilai
ekonomi yang cukup tinggi dan potensial untuk dikembankan secara komersial. Di Indonesia, krisan
biasa dibudidayakan didataran medium dan dataran tinggi. Beberapa daerah sentra produksi tanaman
hias krisan diantaranya adalah Cipanas (Cianjur), Sukabumi, Lembang (Bandung), Bandungan (Jawa
Tengah), Malang (Jawa Timur), Berastagi (Sumatra Utara). Pada saat ini krisan telah dibudidayakan di
daerah-daerah lain, seperti NTB, Bali, Sulawesi Utara dan Sumatra Selatan (Budiarto, dkk., 2006).
Produksi krisan, khususnya Bali belum mampu memenuhi kebutuhan pasar karena produktivitasnya
mesih rendah dan luas areal penanaman masih diusahakan oleh petani tertentu saja (Arjana, et al.,
2015a). Penanaman bunga krisan di Bali hingga saat ini hanya terkonsentrasi didaerah Bedugul usaha
budidaya krisan yang awalnya terkonsentrasi didaerah Jawa, kini telah menyebar luas ke Bali. Petani
yang mengusahakan krisan di Bali hanya terkonsentrasi pada dua kabupaten Buleleng dan Tabanan dan
dua desa Pancasari dan Kembang Merta, khususnya petani krisan (Bali) permasalahan yang dihadapi
meliputi kesesuaian agroklimat sehingga berdampak pada serangan hama dan penyakit, proses produksi
yang kurang dipahami oleh petani krisan menyebabkan rendahnya kualitas bunga yang dihasilkan.
Penyediaan bahan tanaman (stek) yang berasal dari luar Bali sering tidak menjamin kontinyuitas dan
mutunya sehingga berdampak pada kepercayaan konsumen, sedangkan satu sisi Bali merupakan
destinasi pariwisata Dunia yang prospektif untuk pengembangan komoditi ini (Arjana, et al., 2015b).
Krisan merupakan bunga potong dan tanaman pot yang paling digemari baik di pasar dalam negeri
Gema Agro © All Right Reserved Page 139
brought to you by CORE View metadata, citation and similar papers at core.ac.uk
provided by Ejournal Universitas Warmadewa