Volume 6, Nomor 1, April 2022 ISSN 2623-1581 (Online) ISSN 2623-1573 (Print) PREPOTIF Jurnal Kesehatan Masyarakat Page 925 GAMBARAN PEMBUANGAN OBAT YANG TIDAK DIGUNAKAN DI KALANGAN MASYARAKAT KOTA PALU Nurul Ambianti 1 , Ririen Hardani 2 , Muhamad Rinaldhi Tandah 3 , Handoko Putro 4* Jurusan Farmasi , Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam , Universitas Tadulako, Palu, Sulawesi Tengah handokoputro678@gmail.com ABSTRACT Disposal of drugs that are not used in the community has a very negative impact on the environment. Many drugs are not used and become a big problem, some of which can cause contamination to the environment and disrupt the ecosystem. This study aimed to describe the description of the procurement, use, storage, disposal of drugs as well as public attitudes and information about drugs that are not used, namely damaged and expired among the people of Palu City. This study was a cross-sectional with a population of 84,374 households and a sample of 100 households in Palu City from February to April 2021. This study conducted using the convenience sampling. The independent variable in this study was drug disposal and the dependent variable was drugs that were not used. The data obtained from the questionnaire then analyzed descriptively. The result obtained that many of people bought drugs at pharmacies (78%) with reasons of wanting to buy of their own volition (38%), storing drugs in medicine boxes (56%), throwing drugs in public trash (78%) and respondents think that the improper disposal of unused and expired drugs can have an impact on the environment (70%) because many respondents have never received education related to drug disposal (65%). The majority of people throw away unused or expired drugs that they get from pharmacies in public trash and because of the lack of information regarding the disposal of drugs they get which can have a bad impact on the surrounding environment. Keywords : expired drug, drug disposal, unused drug ABSTRAK Pembuangan obat yang tidak digunakan dikalangan masyarakat sangat bedampak bagi lingkungan. Banyak obat-obatan yang tidak terpakai dan menjadi permasalahan besar diantaranya dapat menyebabkan kontaminasi terhadap lingkungan dan menganggu ekosistem. penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gambaran pengadaan, penggunaan, penyimpanan, pembuangan obat serta sikap dan informasi masyarakat tentang obat yang tidak digunakan, yaitu rusak dan kedaluwarsa di kalangan masyarakat Kota Palu. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif cross-sectional dengan populasi 84.374 rumah tangga dan sampel 100 rumah tangga di Kota Palu dari bulan Februari sampai April 2021 dilakukan dengan metode convenience sampling, variabel bebas dalam penelitian ini yaitu pembuangan obat dan variabel terikat yaitu obat yang tidak terpakai, data diperoleh dari kuesioner kemudian di analisis secara deskriptif. Hasil yang diperoleh sebagian besar masyarakat membeli obat di Apotek (78%) dengan alasan ingin membeli atas keinginan sendiri (38%), menyimpan obat pada kotak obat (56%), membuang obat di tempat sampah umum (78%) serta responden berpendapat bahwa pembuangan obat yang tidak terpakai dan kedaluwarsa yang tidak tepat dapat berdampak pada lingkungan (70%) dikarenakan banyak responden tidak pernah menerima penyuluhan terkait pembuangan obat (65%). Mayoritas masyarakat membuang obat tidak terpakai ataupun kedaluwarsa yang mereka dapatkan dari apotek ditempat sampah umum dan karena kurangnya informasi terkait pembuangan obat yang mereka dapatkan yang dapat berdampak buruk bagi lingkungan sekitar. Kata Kunci : obat kedaluwarsa, obat tidak terpakai, pembuangan obat PENDAHULUAN Obat merupakan bahan atau campuran bahan serta produk biologi, digunakan untuk tujuan mempengaruhi serta menganalisis sistem fisiologi manusia (SNARS, 2018). Mayoritas masyarakat atau rumah tangga menyimpan obat-obatan mereka di dalam rumah. Namun, kebanyakan obat-obatan