Available online at https://journal.uny.ac.id/index.php/medikora MEDIKORA, Vol. 20 No. 2 Oktober 2021, Hal 194-204 Copyright © 2021, MEDIKORA ISSN: 0216-9940 The use of community facilities as a participaton of exercise in Sleman Betrix Teofa Perkasa Wibafied Billy Yachsie, Sigit Nugroho, Amri Hartanto, Afeb Chesa Arianto, Galih Dewanti, Andrian Rahman Ayudi Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Yogyakarta, Jl. Colombo No. 1, Karangmalang, Depok, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia. Corresponding Author: betrixbilly@uny.ac.id, Abstract The purpose of the study was to determine the level of participation in community facilities as a form of participation in sports in Sleman. This type of research is descriptive quantitative survey method. The research population is not limited, namely people who are active in the Tambakboyo Embung. The sampling technique used was accidental sampling. The sample is 100 respondents from the community who are active in the Tambakboyo Embung. The research instrument is a closed questionnaire with physical and non-physical factors. The questionnaire used a Likert scale and then tested its reliability using Cronbach Alpha. The overall research results are "very low" at 1.00%, low 61.00%, moderate 35.00%, high 3.00%, and very high 0.00%. Physical factors are in the very low category of 1.00%, low 48.00%, sufficient 44.00%, high 7.00%, and very high 0.00%. While the non-physical factors in the very low category were 4.00%, low 54.00%, sufficient 41.00%, high 1.00%, and very high 0.00%. Based on the average value of the level of community participation in sports in Tambakboyo Hamlet, Depok District, Sleman Regency the most in the low category. Keywords: Sports, recreation, Sleman. Pemanfaatan sarana masyarakat sebagai bentuk partisipasi berolahraga di Sleman Abstrak Tujuan penelitian mengetahui tingkat partisipasi sarana masyarakat sebagai bentuk partisipasi berolahraga di Sleman. Jenis penelitian deskriptif kuantitatif metode survei. Populasi penelitian tidak terbatas, yaitu masyarakat yang beraktivitas di Embung Tambakboyo. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Sampel berjumlah 100 responden dari masyarakat yang beraktivitas di Embung Tambakboyo. Instrumen penelitian angket tertutup dengan faktor fisik dan non fisik. Angket menggunakan skala Likert kemudian diuji reliabilitas menggunakan Cronbach Alpha. Hasil penelitian keseluruhan “sangat rendah” sebesar 1,00%, rendah 61,00%, cukup sebesar 35,00%, tinggi sebesar 3,00%, dan sangat tinggi sebesar 0,00%. Faktor fisik berada pada kategori sangat rendah sebesar 1,00%, rendah 48,00%, cukup 44,00%, tinggi 7,00%, dan sangat tinggi 0,00%. Sedang faktor non fisik pada kategori sangat rendah sebesar 4,00%, rendah 54,00%, cukup sebesar 41,00%, tinggi sebesar 1,00%, dan sangat tinggi sebesar 0,00%. Berdasarkan nilai rata-rata tingkat pemanfaatan sarana masyarakat dalam berolahraga di Dusun Tambakboyo, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman paling banyak pada kategori rendah. Kata kunci: Olahraga, rekreasi, Sleman. PENDAHULUAN Olahraga merupakan salah satu aspek penting dan strategis dalam pembentukan sumber daya manusia yang berkualitas, berdisiplin, kompetitif, produktif dan tangguh terhadap perkembangan dan kemajuan IPTEK yang semakin canggih, maka perlu ditingkatkan pembinaan olahraga sesuai dengan perkembangan di masa sekarang (Sousa et al., 2018). Kondisi saat ini masyarakat kurang berolahraga dan mengolahragakan masyarakat perlu