Seminar Nasional Sistem Informasi Indonesia, 2-3 November 2015 Copyright © 2015 SESINDO PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PENENTUAN RUTE PENGIRIMAN BARANG DENGAN METODE ANT COLONY OPTIMIZATION STUDI KASUS: PT. XYZ Arief S. Gunawan 1) , Evasaria M. Sipayung 2) , Agustinus Wiguno 3) 1 Departemen Sistem Informasi, Institut Teknologi Harapan Bangsa Jl. Dipatiukur 80-84, Bandung, 40132 Telp : (022) 2506636, Fax : (022) 2507901 E-mail : arief.ithb.ac.id 1) , evasaria@ithb.ac.id 2) Abstrak PT. XYZ merupakan perusahaan distribusi fast moving consumer goods produk makanan dan minuman ringan untuk wilayah pemasaran Bandung Barat. Perusahaan ini seringkali mengalami keterlambatan pengiriman pesanan kepada konsumen. Keterlambatan yang terjadi adalah pengiriman pesanan tiba melewati jam tutup konsumen sehingga menyebabkan pesanan harus dikirimkan kembali di keesokan harinya. Apabila pengiriman pesanan mengalami keterlambatan, maka pesanan tersebut menjadi prioritas pada pengiriman ulang keesokan hari yang dapat menimbulkan penambahan jarak dan kapasitas truk yang tersedia menjadi berkurang. Untuk mengatasi masalah tersebut, sebuah sistem informasi dibuat untuk mengatasi keterlambatan dengan mempertimbangkan faktor lokasi dan jarak. Metode optimasi yang dapat mengakomodasi faktor lokasi dan jarak adalah algoritma Ant Colony Optimization. Penentuan rute dengan metode Ant Colony Optimization akan mempertimbangkan faktor lokasi dan jarak untuk memperoleh total waktu tempuh yang lebih cepat. Berdasarkan penelitian ini, Metode Ant Colony Optimization untuk 30 konsumen dapat mengurangi jumlah keterlambatan menjadi 10%. Kata kunci: pengiriman, penentuan rute, Ant Colony Optimization (ACO) Abstract PT.XYZ is a fast moving consumer goods distribution company which covers the West Bandung area. This company faces a lot of late deliveries to its customers. Late deliveries occurred usually when the goods delivered reached the customer's place after their closing time, thus the goods had to be redelivered the following day. Late deliveries become priorities for the following day deliveries, which become a burden for the day's reduced truck capacity and additional distance. To overcome this problem, an information system is developed to reduce late deliveries by considering the location and distance factors. The optimization method used to overcome this challenge is the Ant Colony Optimization. Route determination of delivery trucks using this method accommodates the trade-off between location and distance to obtain faster lead time. Based on this research, the Ant colony Optimization method used for 30 sample customers could reduce late deliveries by 10%. Keywords: delivery, route determination, Ant Colony Optimization (ACO) 1. PENDAHULUAN Industri Fast Moving Consumer Goods (FMCG) merupakan industri yang memproduksi barang kebutuhan sehari-hari yang didistribusikan untuk digunakan oleh konsumen [1]. W Group adalah perusahaan yang bergerak dibidang manufaktur produk FMCG di Indonesia. W Group berdiri sejak tahun 1930 dan memproduksi makanan ringan dan minuman dalam kemasan. W Group memiliki PT. XYZ sebagai distributor khusus produk W Group untuk wilayah Bandung Barat. PT. XYZ merupakan kantor cabang W Group yang memasarkan produk kepada grosir, retailer, dan end-customer yang berada di 23 kecamatan daerah Bandung Barat yang dibagi ke dalam 6 grup wilayah pemasaran. Setiap wilayah pengiriman ditangani oleh satu orang salesperson. Salesperson dari PT. XYZ melakukan penawaran kepada konsumen dan mencatat pesanan konsumen secara taking order yaitu permintaan selama satu hari dicatat dan dikumpulkan terlebih dahulu dan permintaan dikirimkan menuju konsumen pada Horder+1. Permintaan konsumen akan dikirim menggunakan sebuah truk. Truk tersebut berangkat dari gudang PT. XYZ untuk mengirimkan produk menuju konsumen dan kemudian truk tersebut kembali ke gudang PT. XYZ setelah pengiriman selesai. Tiap truk mengirim ke destinasi yang berbeda karena tiap truk menangani wilayah pengiriman yang berbeda.