PEMANFAATAN CITRA LANDSAT 8 OLI DAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS UNTUK PEMETAAN KANDUNGAN BAHAN ORGANIK TANAH DI KABUPATEN KARANGANYAR Anisa Nurwidia Akbari anisa.nurwidia@gmail.com Retnadi Heru Jatmiko retnadi_geougm@yahoo.com Abstract Remote sensing and Geographic Information System (GIS) can be used for soil organic matter mapping. This study aims are to determine the ability of Landsat 8 imagery for soil organic matter modeling using clay mineral index approach, and make soil organic matter map in Karanganyar District based on digital image processing of Landsat 8 imagery and application of Geographic Information System (GIS). The method used in this study is linier regression between the value of clay minerals index and the percentage of soil organic mater in the field. The result of this study showed that the estimation of soil organic matter content in the study area with clay minerals index and the pixel values in the band 5 approach produces the most accurate value among the five models, with Standard Error Estimate (SE) 1,69 and map maximum accuracy is 53,83 %. Keyword : remote sensing, LANDSAT 8, soil organic matter Abstrak Penginderaan jauh dan Sistem Informasi Geografis (SIG) dapat dimanfaatkan untuk memetakan kandungan bahan organik tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan citra Landsat 8 dalam memodelkan kandungan bahan organik tanah menggunakan pendekatan indeks mineral lempung serta memetakan persebaran kandungan bahan organik (BO) tanah di Kabupaten Karanganyar yang diperoleh dari pengolahan citra Landsat 8 dan pemanfaatan Sistem Informasi Geografis (SIG). Metode yang digunakan adalah regresi linier antara indeks mineral lempung dan presentase bahan organik tanah di lapangan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa estimasi kandungan bahan organik tanah di wilayah kajian dengan pendekatan indeks mineral lempung dan nilai piksel pada band 5 menghasilkan nilai yang paling akurat diantara kelima pemodelan, dengan nilai Standard Error Estimate (SE) sebesar 1,69 dan akurasi maksimum peta yang dihasilkan adalah sebesar 53,83 %. Kata kunci : penginderaan jauh, LANDSAT 8, bahan organik tanah brought to you by CORE View metadata, citation and similar papers at core.ac.uk provided by Jurnal Bumi Indonesia