KAJIAN KARAKTERISTIK OSEANOGRAFI DI PERAIRAN UTARA PAPUA PADA TAHUN 2010-2012 MENGGUNAKAN CITRA MODIS Amalia Hadiyanti amalia.hadiyanti@gmail.com Retnadi Heru Jatmiko retnadi_geougm@yahoo.com Abstract The warm pool in North of Papua Waters made Maluku and North of Papua region have Anti-monsunal climate pattern. This fact had encourage us to make an observation on ocean characteristics i.e sea surface temperature (SST), Chlorophyll-a, and wind along 2010-2012. This research aim to find out modis imagery ability in extracting SST and chlorophyll data and also to know its relationship. Level 1B Modis was used to extract SST data, level 2 to extract chlorophyll-a data and ECMWF monthly data was used to represent wind data. The result shows during 2010-2012, SST was about 26°-31°C, chlorophyll-a concentration was around 0,1-0,21 mg/m, and wind speed was around 3-5,2 m/s. Modis imagery gave lower SST values than the reference data with accuracy between 55,8% and 95,82% and modis imagery chlorophyll-a data gave higher values than in situ data. Based on its correlation, it was showing negative correlation between SST-wind speed and SST-chlorophyll-a concentration. In the contrary, positive correlation between wind speed-chlorophyll-a concentration. Keywords: SST, chlorophyll-a, wind, Modis, North Papua Waters, Observation. Abstrak Kolam hangat di Perairan Utara Papua membuat wilayah Maluku dan Papua bagian utara memiliki pola iklim anti monsun. Pengamatan terhadap karakteristik oseanografi meliputi suhu permukaan laut (SPL),klorofil-a, dan angin pada tahun 2010-2012. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan citra Modis dalam menyajikan data SPL dan klorofil-a serta mengetahui korelasinya. Citra Modis level 1B untuk mengekstraksi data SPL, Citra Modis level 2 untuk mengekstraksi data klorofil-a, dan data ECMWF bulanan untuk mengetahui nilai kecepatan angin. Hasilnya, selama tahun 2010-2012, nilai SPL antara 26°-31°C, klorofil-a antara 0,1-0,21 mg/m 3 , dan kecepatan angin antara 3 - 5,2 m/s. Citra Modis memberikan nilai SPL lebih kecil dibandingkan data di lapangan dengan akurasi 55,8%-95,82% sedangkan data klorofil-a hasil pengolahan citra Modis memberikan nilai lebih tinggi daripada nilai di lapangan. Dari korelasinya menunjukkan adanya korelasi negatif antara SPL-angin dan SPL-klorofil-a, sedangkan antara angin-klorofil-a menunjukkan korelasi positif. Kata kunci: SPL, Klorofil-a, Angin, Perairan Utara Papua, Observasi.