Seminar Nasional Teknologi Informasi & Komunikasi Terapan 2011 (Semantik 2011) ISBN 979-26-0255-0 1 ANALISIS PENGARUH ORIENTASI KEWIRAUSAHAAN, KEMAMPUAN MANAJEMEN, DAN STRATEGI BISNIS DALAM PENINGKATAN KINERJA PERUSAHAAN (STUDI PADA USAHA KECIL MENENGAH DI KAWASAN USAHA BARITO SEMARANG) Mahmud, Ariati Anomsari Fakultas Ekonomi, Universitas Dian Nuswantoro Semarang Email : mhd@dosen.dinus.ac.id ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh orientasi kewirausahaan, kemampuan manajemen, dan strategi bisnis dalam peningkatan kinerja perusahaan pada usaha kecil menengah di kawasan usaha Barito Semarang yang akan diaplikasikan pada sektor usaha kecil dan menengah (UKM) yang mempunyai lingkungan yang dinamis penuh ketidakpastian (seperti pesaing, pelanggan, supplier, regulator, dan assosiasi usaha) dan intensitas persaingan yang tinggi. Populasi penelitian ini adalah seluruh entrepreneur yang sekaligus sebagai pemilik dan manager skala kecil dan menengah di Jl. Barito Semarang yang berjumlah 135 pengusaha, sedangka sampel yang diambil sebanyak 101 UKM. Dari penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa orientasi kewirausahaan mempunyai pengaruh yang positif dan signifikan terhadap kemampuan manajemen, artinya tingginya orientasi kewirausahaan akan lebih mudah meningkatkan kemampuan manajemen, orientasi kewirausahaan mempunyai pengaruh yang positif dan signifikan terhadap strategi bisnis, kemampuan manajemen mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja usaha. Kemampuan manajemen yang cukup akan menentukan keberhasilan kinerja usaha, strategi bisnis mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kinerja usaha. Strategi hybrid (hybrid strategy) yang mengkombinasikan strategi low cost (overall cost leadership) dengan strategi differentiation mampu meningkatkan kinerja usaha, dann orientasi kewirausahaan yang tinggi juga diperlukan untuk meningkatkan kinerja usaha kecil menengah di Barito Semarang. Kata kunci : entrepreneur, orientasi kewirausahaan, kemampuan manajemen 1. PENDAHULUAN Rancangan penelitian ini akan diaplikasikan pada sektor usaha kecil dan menengah (UKM) yang mempunyai lingkungan yang dinamis penuh ketidakpastian (seperti pesaing, pelanggan, supplier, regulator, dan assosiasi usaha) dan intensitas persaingan yang tinggi (seperti price, product, technology, distribution, manpower, dan raw-material lihat Hashim, Wafa and Sulaiman, 2001) serta membutuhkan kemampuan manajemen yang baik, yaitu pada usaha kecil menengah di Barito Semarang. Dampak dari orientasi kewirausahaan terhadap ”venture growth” (Growth of Sales and Profit) telah diteliti oleh Lee dan Tsang (2001 : 599) dimana orientasi kewirausahaan terdiri atas unsur (1) need for achievement (2) internal locus of control (3) self reliance dan (4) extroversion. Steward et al (2003) juga meneliti aspek kewirausahaan dengan unsur (1) achievement (2) innovation dan (3) risk terhadap goal orientation dengan membandingkan antara sikap wirausaha di USA dibandingkan dengan sikap wirausaha di Rusia. Demikian pula Vitale, Giglierano dan Miles (2003 : 4) menguji pengaruh orientasi kewirausahaan yang terdiri atas unsur (1) innovating (2) acting proactively dan (3) managing risk terhadap performance atau growth. Jumlah ’small business owner-manager’ di Indonesia yang sangat besar, walaupun hampir separuhnya bekerja di sektor informal juga menjadi salah satu alasan mengapa dilakukan penelitian ini. Sethuraman (1985, p720; Idrus 1999) melaporkan bahwa besarnya proporsi orang yang bekerja di sektor informal (yang meliputi self_employed dan self_employed assisted temporarily by family) di Indonesia adalah : brought to you by CORE View metadata, citation and similar papers at core.ac.uk provided by Udinus Repo