Jurnal InFestasi Vol. 14 No. 1 Juni 2018 Hal. 69 – 79 69 Adopsi IFRS dan Pengaruhnya Terhadap Manajemen Laba Akrual dan Manajemen Laba Riil Pada Perusahaan Manufaktur Di Bursa Efek Indonesia Ismawati 1 , Rita Yuliana 2 , Yuni Rimawati 3 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Trunojoyo Madura Jl. Raya telang PO.BOX 2 Kamal, Bangkalan – Madura ARTICLE INFO Article history: Received 2 Juni 2018 Revised 10 Juni 2018 Accepted 15 Juni 2018 Keywords: Adoption of IFRS, Accrual Earnings Management, Real Earnings Management ABSTRACT This study aims to provide empirical evidence on adoption of IFRS and the effect to accrual earnings management and real earnings management. This study used manufacturing firm data which is listing on Indonesia Stock Exchange in 2010-2013 and there are 63 firm used as sample. This study used secondary data. 2010 and 2011’s financial statement used to test descriptive statistic at the beginning stage adoption of IFRS. 2012 and 2013’s financial statement used to test descriptive statistic at the advance stage adoption of IFRS. The technique of data analysis in this study using multiple linear regression analysis. The result of this study find empirical evidence that IFRS adoption has negative influence to accrual earnings management. This finding confirmation the result of descriptive statistic that accruals earnings management stage descend at the advance stage adoption of IFRS compared to the beginning stage adoption of IFRS. IFRS adoption doesn’t have influence to real earnings management through proxy as operation cash flow, production cost, and descretioner cost after firm adopted IFRS at the beginning stage and also at the advance stage adoption of IFRS. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk memberikan bukti empiris mengenai adopsi IFRS dan pengaruhnya terhadap manajemen laba akrual dan manajemen riil. Penelitian ini menggunakan data perusahaan manufaktur yang listing di Bursa Efek Indonesia tahun 2010-2013 dan diperoleh sampel sebanyak 63 perusahaan dengan menggunakan metode purposive sampling. Data yang digunakan merupakan data sekunder. Laporan keuangan perusahaan manufaktur tahun 2010 dan tahun 2011 digunakan untuk menguji statistik deskriptif pada tahap awal adopsi IFRS. Laporan keuangan perusahaan manufaktur tahun 2012 dan tahun 2013 digunakan untuk menguji statistik deskriptif pada tahap lanjut adopsi IFRS. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menemukan bukti empiris bahwa adopsi IFRS berpengruh negatif terhadap manajemen laba akrual. Temuan ini mengkonfirmasi hasil statistik deskriptif bahwa tingkat manajemen laba akrual menurun pada tahap lanjut adopsi IFRS dibandingkan pada tahap awal adopsi IFRS. Adopsi IFRS tidak berpengaruh terhadap manajemen laba riil melalui proksi arus kas operasi, biaya produksi, dan biaya diskresioner. Temuan ini belum bisa mengkonfirmasi terjadinya penurunan tingkat manajemen laba riil melalui proksi arus kas operasi, biaya produksi, dan biaya diskresioner setelah perusahaan mengadopsi IFRS pada tahap awal maupun pada tahap lanjut adopsi IFRS 1. INTRODUCTION Praktik akuntansi di setiap negara berbeda- beda karena adanya pengaruh lingkungan, ekonomi, sosial, dan politik di setiap negara. Pada era globalisasi ini semua perusahaan dituntut untuk mempersiapkan, dan mengadopsi Standar Akuntansi Keuangan yang berlaku internasional, dengan tujuan Standar Akuntansi Keuangan yang * Corresponding author, email address: 1 ismawatismail21@gmail.com, 2 albasta2011@gmail.com, 3 rimawati.unieq@gmail.com