Jurnal Sejarah dan Sosiologi Kontribusi Peradaban Bangsa Babilonia Dalam Perkembangan Budaya Di Era Abad 21 Bella Safitri¹ ,Debi Setiawati² Program Studi Pendidikan Sejarah Dan sosiologi Budi Utomo Email: 1 Mbaabella7@gmail.com, 2 matahariok9@gmail.com Abstark : The development of culture in the 21st century cannot be separated from the discovery of culture in ancient times. Babylonia is a nation that also contributes to the process of cultural development at this time. This nation was founded in 2300 BC, the culture of the Babylonians contributed a lot, for example Agricultural or Agricultural Systems, Astronomy, Calendar Systems, Mathematical Sciences. Therefore the purpose of making this journal is to find out how the culture of the Babylonian civilization influences the development of the 21st century. Furthermore, the method used in making this journal is a qualitative research method by means of the process of collecting, analyzing and interpreting non-numeric data. Qualitative data is defined as non-numeric data, such as text, video, photos or audio recordings. Developments in the agricultural sector with the invention of Irrigation and Drainage Systems, modern humans can develop them to be more sophisticated, for example in ancient times they were made of bricks and now use materials that have been developed so that they remain sturdy and not easily damaged. .With the discovery of Astronomy, humans can determine the movement, distribution, and characteristics of objects in the sky and humans can determine the time based on the sun and moon. The discovery of this calendar makes developments in the current era. Now calendars are easier to understand than ancient calendars. Mathematics is a science that exists in any part of the world. Without the discovery of mathematics, humans will never understand how to count. Therefore, the discovery of this science is very important for human life. now with the discovery of ancient formulas, modern humans have developed these formulas to make them easier to understand. With these Babylonian discoveries, they have contributed or donated their culture in the past to the development of science today. Keywords: Babylonians, Babylonian culture, Development of culture Abstrak: Perkembangan kebudayaan pada abad 21 ini tidak lepas dari adanya penemuan kebudayaan pada zaman kuno. Babiloia merupakan bangsa yang juga berkontribusi dalam proses perkembangan budaya pada saat ini. Bangsa ini berdiri pada 2300 SM,kebudayaan bangsa Babel banyak sekali yang disumbangkan misal Sistem Pertanian atauAgrikultural,IlmuAstronomi,SistemKalender,Ilmu Matematika. Maka dari itu tujuan membuat jurnal ini agar mengetahui bagaimana kebudayaan peradaban babilonia berpengaruh pada perkembangan abad 21. Selanjutnya metode yang digunakan dalam pembuatan jurnal ini yaitu metode penelitian kualitatif dengan cara proses mengumpulkan ,menganalisis,dan menafsirkan data non numerik. Data kualitatif dedefinisikan sebagai data non numeric,seperti teks,video,foto atau rekamanaudio. Perkembangan pada Bidang pertanian dengan penemuan Sistem Irigrasi dan Drainase manusia modern bisa mengembangkannya menjadi lebih canggih semisal pada zaman dahulu terbuat dari batu bata lalu sekarang menggunakan bahan yang telah dikembangkan agar tetap kokoh dan tidak cepat rusak. .Dengan Penemuan Ilmu Astronomi manusia dapat mengetahui pergerakan,penyebaran,dan karakteristik benda yang ada dilangit serta manusia dapat menentukan waktu dengan berpatokan pada matahari dan bulan. Penemuan kalender ini membuat perkembangan pada era sekarang. Kini Kalender menjadi lebih mudah dipahami dari pada kalender zaman kuno.Ilmu Matematika merupakan,sebuah ilmu yang ada di dalam belahan dunia manapun tanpa adanya penemuan ilmu matematika ini manusia tidak akan pernah mengerti bagaimana cara berhitung.Maka dari itu penemuan ilmu ini sangat penting bagi kehidupan manusia yang sekarang dengan penemuan rumus rumus zaman kuno manusia modern mengembangkan rumus tersebut agar lebih mudah dipahami.Dengan penemuan Bangsa Babilonia tesebut mereka telah berkontribusi atau menyumbangkan kebudayannya pada masa lampau untuk perkembangan ilmu pada zaman sekarang.