Ilmu Pendidikan
Jurnal Kajian Teori dan Praktik Kependidikan
Volume 6 Nomor 1 Juni 2021, 43-52
ISSN 2549-7774 (online) & 2548-6683 (print)
DOI: http://dx.doi.org/10.17977/um027v6i12021p043
Journal Homepage: http://journal2.um.ac.id/index.php/jktpk
43
© 2021 Raden Bambang Sumarsono
Cara mengutip: Sumarsono, R. B., Maisyaroh, M., & Kusumaningrum, D. E. (2021). Pengaruh Tingkat Kualitas Layanan, Faktor
Kepuasan, dan Motivasi Belajar terhadap Prestasi Mahasiswa. Ilmu Pendidikan: Jurnal Kajian Teori dan Praktik Kependidikan,
6(1), 43-52. http://dx.doi.org/10.17977/um027v6i12021p043
Pengaruh Tingkat Kualitas Layanan, Faktor Kepuasan, dan
Motivasi Belajar terhadap Prestasi Mahasiswa
Raden Bambang Sumarsono
1
*, Maisyaroh
1
, Desi Eri Kusumaningrum
1
1
Jurusan Administrasi Pendidikan, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang, Jalan Semarang 5
Malang, Jawa Timur, 65145, Indonesia
Abstract
This study aims: (1) to describe the level of service quality, the level of student satisfaction,
learning motivation, and the level of academic and non-academic achievement of students,
and (2) to determine the model of the structural relationship between variables. This research
design uses quantitative research. The research population consisted of all students, which
was 3,702. Sampling using a simple proportional random technique, through this technique
obtained a research sample of 361. Meanwhile, for data collection using a questionnaire
technique. As for data analysis using descriptive and correlational analysis techniques
with Structural Equation Model (SEM). The results of the analysis show that: 1) the level
of service quality is in the sufcient category; 2) student satisfaction with services in the
sufcient category; 3) students’ learning motivation is in the low category; 4) the level of
student achievement in the low category; 5) there is an efect of service quality on student
satisfaction; 6) there is an efect of service quality on student learning motivation; 7) there is
an efect of the level of satisfaction on student learning motivation; 8) learning motivation
has no efect on student achievement; 9) there is a direct or indirect infuence between the
level of service quality on achievement through student learning motivation; and 9) there is
a direct or indirect infuence between satisfaction and achievement through student learning
motivation.
Keywords
service quality; satisfaction; motivation; achievement
Abstrak
Penelitian ini bertujuan: (1) mendeskripsikan tentang tingkat kualitas layanan, tingkat
kepuasan mahasiswa, motivasi belajar, dan tingkat prestasi akademik dan non-akademik
mahasiswa, dan (2) mengetahui model hubungan struktural antar variabel. Rancangan
penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif. Populasi penelitian terdiri atas seluruh
mahasiswa yaitu sebesar 3.702. Pengambilan sampel dengan menggunakan teknik
proposional acak sederhana, melalui teknik tersebut diperoleh sampel penelitian sebesar
361. Sementara itu, untuk pengambilan data dengan menggunakan teknik angket. Adapun
untuk analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif dan korelasional dengan
Structural Equation Model (SEM). Hasil analisis menunjukan, bahwa: 1) tingkat kualitas
layanan dalam kategori cukup; 2) kepuasan mahasiswa terhadap layanan dalam kategori
cukup; 3) motivasi belajar mahasiswa dalam kategori rendah; 4) tingkat prestasi mahasiswa
dalam kategori rendah; 5) ada pengaruh kualitas layanan terhadap kepuasan mahasiswa;
6) ada pengaruh kualitas layanan terhadap motivasi belajar mahasiswa; 7) ada pengaruh
tingkat kepuasan terhadap motivasi belajar mahasiswa; 8) motivasi belajar tidak memiliki
pengaruh terhadap prestasi mahasiswa; 9) terdapat pengaruh baik langsung maupun
tidak langsung antara tingkat kualitas layanan terhadap prestasi melalui motivasi belajar
mahasiswa; dan 9) terdapat pengaruh baik secara langsung maupun tidak langsung antara
kepuasan terhadap prestasi melalui motivasi belajar mahasiswa.
Kata kunci
kualitas layanan; kepuasan; motivasi; prestasi
PENDAHULUAN
Sumber daya manusia (SDM) berkualitas akan lahir dari proses pendidikan yang berkualitas pula. Untuk
itu, diperlukan lembaga pendidikan yang bisa memproses SDM dengan baik, tidak terkecuali pendidikan
*Penulis koresponden
Raden Bambang Sumarsono
raden.bambang.fp@um.ac.id