ISSN 2809-1442 VOL. 1, NO. 1, NOVEMBER 2021 DOI: https://doi.org/10.21460/servirisma.2021.11.1 1 PERENCANAAN TRANSFORMASI TERNAK SAPI PERAH KE WISATA EDUKASI SUSU SEGAR DI JATIREJO SEMARANG Elizabeth Lucky Maretha Sitinjak 1* , Laksmi Hartajanie 2 , Lindayani 3 , Florentinus Budi Setiawan 4 , Shandy Jannifer Matitaputty 5 1 Magister Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, UNIKA Soegijapranata, Semarang 2,3 Teknologi Pangan, Fakultas Teknologi Pertanian, UNIKA Soegijapranata, Semarang 4 Tenik Elektro, Fakultas Teknik Industri, UNIKA Soegijapranata, Semarang 5 Perpajakan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, UNIKA Soegijapranata, Semarang *lucky@unika.ac.id Abstrak Abstrak Tujuan Pengabdian Kepada Masyarakat Kelurahan Jatirejo, Kecamatan Gunungpati Kota Semarang adalah membantu Kelompok Ternak Sapi Perah (KTSP) khususnya, untuk dapat bertransformasi dari konsep peternakan sederhana ke area wisata edukasi ternak sapi perah. Pada masa awal pandemi Covid-19 di tahun 2020, populasi sapi perah naik sebesar 0,53% secara nasional, namun populasi sapi perah di Jawa tengah menurun sebesar 0,65% dan produksinya pun menurun sebesar 2,94%. Tahun 2021, permintaan semakin banyak untuk Susu Sapi Perah, oleh karena olahan susu perah menjadi susu segar yang memiliki kandungan gizi sangat lengkap, kaya protein, lemak, karbohidrat, mineral, dan vitamin. Kandungan nutrisi susu yaitu kalsium, fosfor, zinc, vitamin A, D, B12, B2, asam amino dan asam pantotenat. Manfaat susu sapi perah menjadi susu sapi segar dengan beberapa pengolahan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat sekitar Jatirejo dan konsumen. Ada beberapa teknologi pengolahan sederhana yang dapat diterapkan di lingkungan peternak untuk mengawetkan susu, di antaranya pasteurisasi dan fermentasi (yoghurt, yakult, dan kefir). Metode pengolahan tersebut membuat umur simpan dapat diperpanjang dan dihasilkan susu yang memiliki flavor dan tekstur yang berbeda sehingga dapat meningkatkan nilai jual produk tersebut. Selain itu, tempat pemerahan susu sapi dan toko tempat penjualan susu segar serta olahannya didesain instagramable. Transformasi dari susu sapi perah menjadi susu segar dengan aneka pengolahan, disertai konsep pemasaran wisata edukasi ternak sapi. Studi kelayakan finansial mendukung usaha transformasi ternak sapi perah, dengan konsep tempat pemerahan sapi yang higienis, ramah lingkungan, dan menarik para milenial untuk minum susu segar. Kata kunci: Kelayakan Finansial, Wisata Edukasi, Sapi Perah, Susu Segar, Yoghurt Abstract Abstract The purpose of Community Service in Jatirejo Village, Gunungpati District, Semarang City is to help the Dairy Cattle Group (KTSP) in particular, to be able to transform from a simple livestock concept to a dairy cattle educational tourism area. At the beginning of the Covid-19 pandemic in 2020, the dairy cattle population increased by 0.53% nationally, but the dairy cattle population in Central Java decreased by 0.65% and production decreased by 2.94%. In 2021, there will be more demand for Dairy Cow Milk, because dairy milk is processed into fresh milk which has a very complete nutritional content, rich in protein, fat, carbohydrates, minerals, and vitamins. The nutritional content of milk is calcium, phosphorus, zinc, vitamins A, D, B12, B2, amino acids and pantothenic acid. There are several simple processing technologies that can be applied in the environment of farmers to preserve milk, including pasteurization and fermentation (yoghurt, yakult, and kefir). This processing method allows the shelf life to be extended and milk has different flavors and textures so that it can increase the selling value of the product. In addition, the place for milking cows and shops selling fresh milk and its products are designed to be instagramable. Transformation from dairy cow's milk into fresh milk with various processing, accompanied by the concept of marketing for cattle education tourism. The financial feasibility study supports the transformation of dairy cattle, with the concept of a milking place that is hygienic, environmentally friendly, and attracts millennials to drink fresh milk. Keywords: Financial feasibility, Educational Tour, Dairy Cow, Fresh Milk,