AL-INFAQ: Jurnal Ekonomi Islam, (p-ISSN: 2087-2178, e-ISSN: 2579-6453) Vol. 8 No. 2, December 2017 107 ANALISIS FAKTOR-FAKOR YANG MEMPENGARUHI PREFERENSI MENABUNG NASABAH DI BPRS AMANAH UMMAH Imam Mu’aziz Ikhwan Hamdani Ahmad Mulyadi Kosim Fakultas Agama Islam Universitas Ibn Khaldun Bogor, Jawa Barat, Indonesia Abstract Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-fakor yang mempengaruhi preferensi menabung nasabah menabung di BPRS Amanah Ummah, dan faktor apa yang paling dominan. Penelitian in bertujuan 1) Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi preferensi menabung nasabah di BPRS Amanah. 2) menganalisis faktor yang dominan dalam mempengaruhi preferensi menabung nasabah di BPRS Amanah Ummah. Analisis dilakukan dengan analisis deskriptif dan analisis faktor. Penelitian ini dilakukan dari bulan Juli 2017 sampai dengan Oktober 2017. Sebanyak 100 nasabah yang diambil sebagai responden dengan teknik pengambilan purposive sampling. Jumlah variabel yang diteliti adalah 32 variabel. Data yang diolah dengan menggunakan analisis faktor sebanyak 26 variabel yang bisa dianalisis lebih lanjut. 6 variabel dikeluarkan karena tidak valid dalam pengujian validitas. Data yang diperoleh dari responden diolah dengan menggunakan SPSS 16.0 For Windows. Sebanyak lima faktor tebentuk dalam analisis ini, dari pengelompokan 26 variabel yang valid memenuhi syarat pada analisis faktor. Fakor pertama yang mempengaruhi preferensi menabung nasabah di BPRS Amanah Ummah faktor pelayanan prima (service excelence), faktor kedua faktor keuntungan, faktor ketiga faktor lokasi. faktor keempat faktor sosial dan kondisi bank, dan faktor kelima faktor fasilitas. Dari keseluruhan faktor tersebut faktor pelayanan prima merupakan faktor yang paling dominan. Kata Kunci : BPRS, Preferensi, Analisis Faktor 1. Introduction Keberadaan bank pembiayaan rakyat syariah sangat penting bagi pertumbuhan ekonomi dan diharapkan dapat menggerakkan sektor riil. Bank pembiayaan rakyat syariah memiliki sistem operasional yang berbeda dengan bank perkreditaan rakyat konvensional. Bank pembiayaan rakyat syariah memberikan layanan bebas bunga kepada para nasabahnya. Dalam sistem operasional bank syariah, pembayaran dan penarikan bunga dilarang dalam semua bentuk transaksi. Baik bunga yang diperoleh dari pembiayaan nasabah atau bunga yang dibayar kepada penyimpan dana di bank pembiayaan rakyat syariah. Hingga sekarang perkembangan bank pembiayaan rakyat syariah di Indonesia saat ini menunjukkan tanda-tanda yang baik walaupun jika dibandingkan dengan bank konvensional pertumbuhan bank pembiayaan rakyat syariah masih jauh untuk mencapai kesetaraan. Namun, hal ini berarti perwujudan dari permintaan masyarakat yang membutuhkan suatu sistem perbankan yang alternatif yang menyediakan produk yang sehat, terpercaya, dan memenuhi prinsip syariah yang mengutamakan prinsip keadilan.