Batara Wisnu Journal : Indonesian Journal of Community Services e-ISSN: 2777-0567 p-ISSN : 2797-9717 Vol.2 No.2 Mei-Agustus 2022 Doi : 10.53363/bw.v2i2.103 317 EVALUASI PELAKSANAAN SENAM SEBAGAI UPAYA PREVENTIF TERHADAP PENYAKIT ARTHRITIS DI DESA KALUKUBODO A. Muflihah Darwis 1* , Dian Saputra Marzuki 2 , Violenialola Fernandes Tangdiesak 3 , Ardaridhayana 4 , Diva Fadliah Kusumawardani 5 1,2,3,4,5 Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin Email: amuflihah@unhas.ac.id ABSTRAK Salah satu upaya dalam pencegahan penyakit arthritis adalah dengan melakukan olahraga secara teratur dan ringan untuk menjaga fleksibilitas sendi. Dengan rutin melakukan senam dapat mengurangi nyeri sendi dan bengkak, meringankan kekakuan serta mencegah kerusakan sendi melakukan senam rematik diharapkan kualitas hidup lansia meningkat sehingga lansia dapat melakukan aktivitas sehari-harinya dengan nyaman. Sasaran kegiatan senam bersama adalah masyarakat Desa Kalukbodo dengan menggunakan metode pendampingan senam bersama dan wawancara. Kegiatan dilaksanakan di Kantor Desa Kalukubodo pada tanggal 1 Juli 2022. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa warga Desa Kalukubodo masih melaksanakan senam artritis secara rutin setiap minggunya. Kata Kunci: Senam, Arthritis, Kesehatan ABSTRACK One of the efforts to prevent arthritis is to do regular and light exercise to maintain joint flexibility. Regularly doing exercise can reduce joint pain and swelling, relieve stiffness and prevent joint damage. Performing rheumatic exercises is expected to improve the quality of life of the elderly so that the elderly can carry out their daily activities comfortably. The target of the joint gymnastics activity is the people of Kalukbodo Village by using the joint gymnastics mentoring method and interviews. The activity was carried out at the Kalukubodo Village Office on July 1, 2022. The results of the evaluation showed that the residents of Kalukubodo Village still carried out arthritis exercises regularly every week. Keywords: Gymnastics, Arthritis, Health PENDAHULUAN Upaya kesehatan untuk menanggulangi berbagai macam penyakit yang harus didahulukan adalah upaya promotif (meningkatkan kesehatan, preventif (mencegah datangnya penyakit) baru kemudian disusul dengan tindakan kuratif (pengobatan) maupun rehabilitataif (pemulihan). Berbagai upaya telah dilakukan pemerintah dalam hal ini departemen kesehatan untuk menanggulangi penyakit yang timbul di negara Indonesia (Rahmi, et al, 2016). Upaya promotif dan preventif untuk meningkatkan derajat kesehatan bangsa dan masyarakat dapat dilakukan dengan menerapkan budaya hidup sehat (Darwis, et al, 2022). Salah satu tolak ukur keberhasilan sebuah pembangunan adalah dengan semakin meningkatnya angka harapan hidup manusia setiap tahunnya yang dengan kata lain, hal ini akan menunjukkan semakin meningkatnya jumlah lansia di suatu negara. Namun tingginya