Jurnal Administrasi Publik (JAP), Vol. 2, No.4, Hal. 765-770 | 765 PENERAPAN KONSEP GREEN ECONOMY DALAM PENGEMBANGAN DESA WISATA SEBAGAI UPAYA MEWUJUDKAN PEMBANGUNAN BERWAWASAN LINGKUNGAN (Studi pada Dusun Kungkuk, Desa Punten Kota Batu) Ayu Multika Sari, Andy Fefta Wijaya, Abdul Wachid Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya, Malang E-mail: ayumultika@ymail.com Abstract: Application of the Green Economy Concept in the Development of Rural Tourism as Efforts to Realize Development Based Environment (Studies in Kungkuk Hamlet, Punten Village, Batu). Green economy is a new concept that aims to improve the economic through development activities that do not override environmental sustainability. Batu has various tourism objects that largely a man-made tourism object which are only concerned with strategic location. However, at this time the Batu is develop tourist villages also accentuates the agriculture sector and the natural beauty of country side. The purpose of this research was to describe and analyze the application of the green economy concept to develop Kungkuk tourism hamlet as efforts to achieve development based on environment and analyze supporting and inhibiting factors in the development of the Kungkuk hamlet tourism. The method is descriptive qualitative. The Government of Batu city should immediately hold a soil degradation and problems of garbage handling, such as help for the procurement of organic fertilizer for the farmers. Keywords: green economy, rural tourism, development based environment Abstrak: Penerapan Konsep Green Economy dalam Pengembangan Desa Wisata sebagai Upaya Mewujudkan Pembangunan Berwawasan Lingkungan (Studi pada Dusun Kungkuk, Desa Punten Kota Batu). Green economy merupakan sebuah konsep baru yang bertujuan untuk meningkatkan aspek ekonomi melalui kegiatan pembangunan yang tidak mengesampingkan kelestarian lingkungan. Kota Batu memiliki berbagai objek wisata yang sebagian besar merupakan objek wisata buatan yang hanya mementingkan lokasi yang strategis. Namun, saat ini Kota Batu mengembangkan desa wisata yang menonjolkan bidang pertanian serta keindahan alam pedesaaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis penerapan konsep green economy dalam pengembangan kampung wisata Kungkuk sebagai upaya mewujudkan pembangunan berwawasan lingkungan serta faktor pendukung dan penghambat dalam pengembangan kampung wisata Kungkuk. Metode penelitian deskriptif kualitatif. Pemerintah Kota Batu harus segera mengadakan penanganan mengenai degradasi tanah dan permasalahan sampah, seperti membantu untuk pengadaan pupuk organik bagi para petani. Kata kunci: green economy, desa wisata, pembangunan berwawasan lingkungan Pendahuluan Indonesia merupakan salah satu kawasan di Asia Tenggara yang termasuk dalam kategori negara sedang berkembang. Dalam perkembang- annya tersebut, pemerintah tengah gencar melak- sanakan pembangunan nasional yang bersifat multidimensional atau mencakup berbagai aspek. Menurut Moesa (2002, h.6) “Pembangunan ada- lah upaya secara sadar memanfaatkan ling- kungan dalam rangka memenuhi kebutuhan hidup manusia untuk meningkatkan perikehi- dupan dan kesejahteraan”. Oleh karena itu, kegiatan ekono- mi dan lingkungan memiliki keterkaitan satu dengan yang lainnya. Namun, dalam perkembangannya antara kegiatan ekonomi dan lingkungan terjadi ketidak- seimbangan. Pembangunan ekonomi cenderung mengarah kepada eksploitasi terhadap sumber daya alam. Lingkungan yang semakin rusak sedikit demi sedikit mulai dirasakan dam- paknya oleh masyarakat dunia. Berbagai forum inter- nasional diadakan untuk membahas masalah tersebut, salah satunya adalah “Konferensi Pembangunan Berkelanjutan PBB Rio+20 yang ber- lokasi di Rio de Jeneiro, Brasil yang menghasil- kan dua tema besar, yaitu green economy dan kerangka institusi untuk pembangunan berkelan- jutan” (Koran Jakarta, 2012).