Jurnal Matriks Teknik Sipil DOI: https://doi.org/10.20961/mateksi.v10i4 ISSN: 2354-8630 E-ISSN: 2723-4223 Vol. 10, No. 4 (2022): Desember 306/e-Jurnal,MATRIKS,TEKNIK,SIPIL/Desember,2022 Submitted : Juli 2022 Reviewed : Juli 2022 Accepted : Agustus 2022 ANALISIS VALUE ENGINEERING (VE) DENGAN PENGGANTIAN BAHAN ADDITIVE CAMPURAN SEMEN PADA STRUKTUR BETON (STUDI KASUS : GEDUNG GRAHA BAKTI BUDAYA PROYEK REVITALISASI PKJ TIM TAHAP II) Arindiyah Wulandari, Fajar Sri Handayani, Muji Rifai Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Sebelas Maret Jl. Ir. Sutami 36A, Kentingan, Surakarta, Jawa Tengah 57126 *Email: fajar_hani@yahoo.co.id Abstact Infrastructure development cannot be separated from budget planning. Cost is the main and crucial element in every construction project, so it requires accuracy in planning so that cost savings can be made without reducing the quality of work. Cost savings can be made by doing Value Engineering (VE) on jobs that have great value. This research uses a case study on Graha Bakti Budaya (GBB) building PKJ TIM revitalization project phase II. The research method used is the VE method to reduce construction costs and LCA to reduce the resulting GHG emissions. The data used consists of the Bill Of Quantity (BOQ), Shop Drawing, job technical specifications, Outline Specification (OS), job unit price list, and applicable regulations. After analysis using the VE method in this study, it shows the dimensional changes made to the column structure types K1 and K3 using alternative 1 (metakaolin) with a mixture of additives as the most cost-effective alternative, where this alternative can save costs 21,80% or equivalent as IDR 671.902.339,02 of the existing structure costs. Keywords: column, structure, value engineering Abstrak Pembangunan infrasruktur tidak terlepas dari perencanaan anggara biaya. Biaya merupakan elemen utama dan krusial dalam setiap proyek konstruksi, sehingga diperlukan ketelitian dalam perencanaannya agar dapat dilakukan penghematan biaya tanpa mengurangi kualitas pekerjaan. Penghematan biaya dapat dilakukan dengan cara melakukan Value Engineering (VE) pada pekerjaan yang memiliki nilai besar. Penelitian ini menggunakan studi kasus pada Gedung Graha Bakti Budaya (GBB) Proyek Revitalisasi PKJ TIM Tahap II. Metode penelitian yang digunakan adalah metode VE untuk mengurangi biaya konstruksi dan LCA untuk mengurangi emisi GRK yang dihasilkan. Data yang digunakan terdiri dari Rencana Anggaran Biaya (RAB), shop drawing (gambar kerja), spesifikasi teknis pekerjaan, Outline Specification (OS), daftar harga satuan pekerjaan, dan peraturan- peraturan yang berlaku. Setelah dilakukan analisis menggunakan metode VE pada penelitian ini, menunjukkan perubahan dimensi yang dilakukan pada struktur kolom tipe K1 dan K3 menggunakan alternatif 1 (metakaolin) dengan campuran additive sebagai alternatif paling efektif secara biaya, dimana pada alternatif ini dapat menghemat biaya sebesar 21,80% atau senilai Rp671.902.339,02 dari struktur existing. Kata kunci : kolom, struktur, value engineering PENDAHULUAN Keberadaan infrastruktur di Indonesia menjadi kebutuhan penting untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari baik itu dalam pembangunan sarana maupun prasarana umum dan individu. Perkembangan infrastruktur di Indoensia menjadi hal yang penting karena perkembangan infrastruktur di suatu negara merupakan salah satu indikator keadaan negara tersebut. Pada saat ini, Pemerintah Indonesia tengah menggalakkan pembangunan di berbagai sektor, salah satuya adalah sektor pariwisata. Sektor pariwisata menjadi salah satu keunggulan yang dimiliki negara Indonesia karena Indonesia terkenal akan masyarakat yang memiliki keanekaragaman suku, agama, ras, dan budayanya. Guna mendukung peningkatan sektor pariwisata, diperlukan pembangunan sarana dan prasana penunjang salah satunya adalah infrastruktur. Pembangunan infrastruktur tidak pernah terlepas dari perencanaan anggaran biaya. Biaya merupakan elemen utama dan krusial dalam setiap proyek konstruksi. Dalam setiap pekerjaan konstruksi memiliki cara untuk dapat melakukan penghematan biaya tanpa mengurangi kualitas pekerjaan. Pembiayaan pada proyek konstruksi dipengaruhi oleh beberapa aspek yaitu metode kerja, bahan, jumlah pekerja, dan waktu pelaksanaan proyek. Penghematan biaya yang dapat dilakukan dalam proyek konstruksi adalah dengan cara melakukan Value Engineering (VE) / Rekayasa Nilai pada pekerjaan tertentu.