EVALUASI PERUBAHAN PERILAKU EROSI DAERAH ALIRAN SUNGAI RAMMANG-RAMMANG DENGAN PEMODELAN SPASIAL 1) Ririn Imbarwati, 2) A. J. Patandean 1,2) Universitas Negeri Makassar Kampus UNM Parangtambung Jln. Daeng Tata Raya, Makassar, 90224 1) e-mail : ririnimbarwati@yahoo.com Abstrak. Telah dilakukan penelitian tentang Evaluasi Perubahan Perilaku Erosi Daerah Aliran Sungai Rammang-Rammang dengan Pemodelan Spasial. Tujuan penelitian adalah untuk mengevaluasi perubahan perilaku erosi daerah aliran sungai Rammang-Rammang dari tahun 2003 sampai tahun 2012 dengan pemodelan spasial. Metode yang digunakan adalah USLE (Universal Soil Loss Equation) dengan pendekatan Sistem Informasi Geografis. Proses dimulai dengan pengumpulan data sekunder berupa data curah hujan yang diperoleh dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kabupaten Maros. Data peta, yakni peta jenis tanah, peta kemiringan lereng dan peta penggunaan lahan yang diperoleh melalui software ArcGIS. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari seluruh area Daerah Aliran Sungai Rammang-Rammang, nilai laju erosi sangat berat terjadi pada area dengan luas wilayah 106,4663 Ha, dengan satuan lahan Rawa Lahan Terbuka (R-L/T) dengan nilai laju erosi 112,4021 ton/ha/tahun atau sebesar 280,89296 ton/tahun dan berada pada tingkat kelerengan >40% (sangat curam). Sedangkan laju erosi ringan terjadi pada area terbesar dengan luas wilayah 1.920,198 Ha. Dan nilai laju erosi ringan terjadi pada satuan lahan Hutan (H) dengan nilai laju erosi 0,003295 ton/ha/tahun atau sebesar 0,10450 ton/tahun. Kata kunci : Erosi, USLE dan Sisten Informasi Geografis (SIG) Abstract. Have been successfully research on Evaluation Behavior Change of Flow Areas Erosion of the Rammang-Rammang river by Spatial Modeling. The research objective was to evaluate changes in the behavior of Flow Areas erosion Rammang-Rammang from 2003 until 2012 by spatial modeling. The method used is USLE (Universal Soil Loss Equation) and Geographic Information Systems approach. The process begins by the collection of secondary data such as rainfall data obtained from the Meteorology, Climatology and Geophysics (BMKG) Maros.The map data, such as soil type maps, slope maps and land use maps obtained through ArcGIS software. Based on the results of this study indicate that the entire area of the Flow areas Rammang-Rammang, it is known that the very severe erosion occurs in area of 106.4663 hectares, land units Swamp Land Open (R- L/T) with a value erosion 112,4021 ton/ha year or a total of 280,89296 tons/year and are at gradients of> 40% (highly steep). While the mild erosion rate occurs in the largest area with an area of 1.920,198 hectares. And the value of mild erosion rate occurs in Forest (H) to the value of the rate of erosion 0,003295 tonnes / ha / year or a total of 0,10450 tons / year. Keywords : Erosion, USLE and systems of Geographical Information (GIS) PENDAHULUAN Indonesia merupakan salah satu Negara yang mempunyai Sumber Daya Alam (SDA) yang melimpah. Sumber Daya Alam (SDA) tersebut meliputi sumber daya hutan dan sumber daya air. Potensi sumber daya hutan di Indonesia sangatlah besar, yaitu mencapai 99,6 juta hektar atau 52,3% dari seluruh luas wilayah Indonesia. Karst RammangRammang merupakan bagian dari gugusan Karst Maros yang terletak di Desa Salenrang, Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros. Karst Rammang-Rammang berjarak sekitar 40 km arah utara Kota Makassar. Kawasan ini merupakan kawasan wisata, dan memiliki Sumber Daya Alam (SDA) yang tinggi. Pada kawasan tersebut terdapat aliran Sungai Pute dan bermuara di laut sehingga ketinggian muka airnya dipengaruhi oleh pasang surut air laut. Sedimen secara umum merupakan tanah atau bagian-bagian tanah yang terangkut oleh air dari suatu tempat yang mengalami erosi pada suatu daerah aliran sungai (DAS) dan masuk kedalam suatu badan air. Proses terjadinya sedimentasi yaitu pengendapan sedimen hasil Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika (JSPF) Jilid 14, Nomor 1. April 2018 Hal: 98-105 ISSN Cetak: 1858-330X dan ISSN Online: 2548-6373 Website:http://ojs.unm.ac.id