E-ISSN : 2579-9258 Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika P-ISSN: 2614-3038 Volume 05, No. 02, Juli 2021, pp. 1955-1964 1955 Eksplorasi Etnomatematika pada Masjid Al-Alam Marunda Ditinjau dari Segi Geometri Muhammad Faturrahman 1 , Slamet Soro 2 1, 2 Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA Jl. Tanah Merdeka No 20, Jakarta Timur, Indonesia faturroom@gmail.com Abstract Learning mathematics in today's era places more emphasis on the aspect of understanding mathematical concepts to solve mathematical problems. Ethnomathematics is an approach to learning mathematics that is linked to culture. Geometric concepts in the form of historic buildings can be observations produced by culture. Each area has its own historical buildings. In Jakarta, there is a historic building, namely the Al-Alam Marunda Mosque which was built in 1900 AD. The purpose of this study is to explore the geometric concepts contained in the Al-Alam Marunda Mosque, so that they can be used as learning resources in learning mathematics. This type of research is a qualitative research with an ethnographic approach. Data was collected by means of observation, interviews, literature studies, documentation, and questionnaires. The instruments used in the form of observation guidelines, interview guidelines, diaries, and questionnaires, then it can be concluded that the geometric concepts contained in the Al-Alam Marunda Mosque are the concept of flat wake, wake up space, and the concept of reflection transformation. Ethnomathematics can contain aspects of understanding mathematical concepts with objects that are seen in real terms. Keyword: Ethnomathematics, Geometric, Al-Alam Mosque Abstrak Pembelajaran matematika di zaman sekarang lebih menekankan pada aspek pemahaman konsep matematis untuk menyelesaikan masalah matematika. Etnomatematika dapat menjadi pendekatan pembelajaran matematika untuk memfasilitasi kemampuan pemahaman konsep matematis. Konsep-konsep geometri pada bentuk bangunan bersejarah dapat menjadi pengamatan yang dihasilkan oleh budaya. Setiap daerah memiliki bangunan bersejarah masing-masing. Di Jakarta terdapat bangunan bersejarah yaitu Masjid Al-Alam Marunda yang dibangun sejak tahun 1900 masehi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi konsep geometri yang terdapat pada Masjid Al- Alam Marunda, sehingga dapat dijadikan sumber belajar dalam pembelajaran matematika. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi. Pengumpulan data dilakukan dengan cara metode observasi, wawancara, studi literatur, dokumentasi, dan angket. Instrumen yang digunakan berupa pedoman observasi, pedoman wawancara, catatan harian, dan angket, kemudian dapat disimpulkan bahwa konsep geometri yang terdapat pada Masjid Al-Alam Marunda adalah konsep bangun datar, bangun ruang, dan konsep transformasi refleksi. Etnomatematika dapat memuat aspek pemahaman konsep matematis dengan objek yang dilihat secara nyata. Kata kunci: Etnomatematika, Geometri, Masjid Al-Alam Copyright (c) 2021 Muhammad Faturrahman, Slamet Soro Corresponding author: Muhammad Faturrahman Email Address: faturroom@gmail.com (Jl. Tanah Merdeka No. 20, Jakarta Timur, Indonesia) Received 21 June 2021, Accepted 02 July 2021, Published 12 Juli 2021 PENDAHULUAN Pada beberapa bidang ilmu pengetahuan untuk membantu memecahkan masalah, matematika menjadi ilmu dasar yang dapat diterapkan sebagai alat bantu. Beberapa alasan tentang perlunya pendidikan matematika untuk ditanamkan kepada peserta didik, diantaranya adalah agar peserta didik dapat berpikir logis dan deduktif, serta dapat memecahkan masalah pada kehidupan sehari-hari dan mengembangkan kreatifitas. Faktor yang dirasa cukup berpengaruh dalam pendidikan matematika adalah kualitas guru sebagai pendidik(M. Gay, 2015). Selaras dengan menurut Sundari bahwa pendidikan yang brought to you by CORE View metadata, citation and similar papers at core.ac.uk provided by Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika