Efektivitas Penerapan Model Pembelajaran Round Table 1191 EFEKTIVITAS PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN ROUND TABLE DALAM PEMBELAJARAN MENULIS DESKRIPSI DI KELAS IV SEKOLAH DASAR Leny Fatimah Agustin PGSD FIP Universitas Negeri Surabaya (cutelenny96@gmail.com) Maryam Isnaini Damayanti PGSD FIP Universitas Negeri Surabaya (maryamdamayanti@unesa.ac.id) Abstrak Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Round Table dalam pembelajaran keterampilan menulis deskripsi di kelas IV SDN Babatan I Surabaya. Penelitian ini merupakan penelitian pre eksperimental dengan menggunakana One Grup Pretest-Posttest Design. Sampel yang digunakan adalah siswa kelas IVB SDN Babatan I Surabaya yang berjumlah 33 siswa. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, teknik tes, dan teknik angket. Teknik analisis data yang digunakan yaitu uji validitas, uji reliabilitas, dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata pretest yakni 50,39 sedangkan rata-rata nilai posttest yakni 78,48. Berdasarkan hasil perhitungan uji hipotesis diperoleh t hitung > t table yaitu 11,4 > 2,037 sehingga Ha diterima. Hal ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Round Table efektif dalam pembelajaran keterampilan menulis deskripsi. Kata Kunci: efektivitas, model kooperatif round table, deskripsi. Abstract This study aims to determine the effectiveness of the application of cooperative learning model Round Table type in learning skills of writing description in class IV SDN Babatan I Surabaya. This research is a pre experimental study using One Group Pretest-Posttest Design. The sample in this study is the students of grade IVB SDN Babatan I Surabaya, as many as 33 students. Data collection using observation techniques, test techniques, and questionnaire techniques. Data analysis techniques used are the validity test, reliability test, and hypothesis testing. The results showed pretest average value of 50.39 while the mean posttest value of 78.48. Based on the results of the hypothesis test calculation obtaines tarithmetic > t table that is 11.4 > 2.037 so that Ha acceptes. This shows that the application of cooperative learning model of Round Table type is effective in learning description writing skill. Keywords:effectiveness, model cooperative round table, writing skill, description. PENDAHULUAN Keterampilan berbahasa merupakan aspek pentig yang perlu dikuasi oleh setiap siswa. Degan memiliki keterampila berbahasa yang baik akan membawa pegaruh besar dalam kehidupan siswa kelak. Selain itu, dengan memiliki keterampilan berbahasa yang baik akan menjadi penunjang dalam mempelajari bidang studi lainnya. Keterampilan berbahasa juga memengaruhi keberhasilan dalam menjalin komunikasi dengan orang lain. Pembelajaran bahasa Indonesia di dalam kelas mencakup empat komponen keterampilan berbahasa yaitu keterampilan menyimak, keterampilan berbicara, keterampilan membaca, dan keterampilan menulis. Salah satu komponen keterampilan berbahasa yang diajarkan pada sekolah dasar adalah keterampilan menulis. Keterampilan menulis merupakan salah satu komponen yang harus diajarkan dan dilatihkan secara sungguh- sungguh sejak kelas awal sekolah dasar. Menulis bukan hanya sekedar menyalin kata-kata, melainkan mengembangkan gagasan atau ide yang dimiliki menjadi suatu kalimat yang bermakna. Menulis menuntu pemahaman kosakata yang cukup. Untuk melatih keterampilan menulis siswa di dalam kelas, guru dapat menggunakan model pembelajaran yang tepat sehingga dalam pembelajaran menulis siswa merasa bosan melainkan merasa nyaman dan senang. Terdapat banyak model pembelajaran inovatif yang dikembangkan dalam membantu siswa berpikir kreatif dan produktif. Salah santunya adalah Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Round Table. Menurut Mccafferty (dalam Mukrimah, 2014:108) model pembelajaran kooperatif tipe Round Table merupakan model pembelajaran yang memiliki suatu pembelajaran dengan membentuk meja bundar atau duduk yang melingkar. Dalam pelaksanaanya, model pembelajaran ini mengharuskan masing-masing siswa dalam kelompok untuk ikut serta menyumbangkan idenya dengan cara bergiliran. Dengan banyaknya ide yang didapatkan maka masing-masing anggota kelompok dapat membantu mempercepat penyelesaian tugas. Model pembelajaran brought to you by CORE View metadata, citation and similar papers at core.ac.uk provided by Jurnal Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya