Journal of Art, Design, Art Education And Culture Studies (JADECS), Vol 3 No. 1 - April 2018 e-ISSN 2548-6543 1 MUSIK OKLEK SEBAGAI SARANA RITUAL MASYARAKAT DESA SOBONTORO KECAMATAN BALEN KABUPATEN BOJONEGORO Harpang Yudha Karyawanto, Moh Sarjoko, Heri Murbiyantoro Program Studi Seni Musik, Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Surabaya Email: harpangkaryawanto@unesa.ac.id; sarjoko@unesa.ac.id; herimurbiantoro@unesa.ac.id Abstract: Traditional art in society has its own function and value in its existence. Popular music has a close relationship with life in the past. This study examines the problem of ritual function in an art. Music is a means of ritual by society. The object of this research is Oklek music art in Subontoro Village, Balen Subdistrict, Bojonegoro District. Based on the nature of the data to be analyzed, this study used a qualitative research approach with descriptive method of analysis. The results of this study describe: (1) History of the emergence of Oklek music art in Bojonegoro society, (2) The function of Oklek music art as a means of ritual of Bojonegoro people, (3) Development of Oklek music art in Bojonegoro society. Key Words: Music Oklek, Ritual society, Function art Abstrak: Kesenian tradisional dalam masyarakat memiliki fungsi dan nilai sendiri dalam keberadaanya. Musik kerakyatan mempunyai hubungan yang erat dengan kehidupan pada jaman dulu. Penelitian ini mengkaji masalah fungsi ritual dalam sebuah kesenian. Musik yang menjadi sarana ritual oleh masyarakat. Objek dalam penelitian ini kesenian musik Oklek di Desa Subontoro, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro. Berdasarkan sifat data yang akan dianalisa, penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif analisis. Hasil dari penelitian ini mendiskripsikan: (1) Sejarah munculnya kesenian musik Oklek di dalam masyarakat Bojonegoro, (2) Fungsi kesenian musik Oklek sebagai sarana ritual masyarakat Bojonegoro, (3) Perkembangan kesenian musik Oklek di dalam masyarakat Bojonegoro. Kata kunci: Musik Oklek, Ritual masyarakat, Fungsi kesenian PENDAHULUAN Perkembangan musik dunia semakin pesat, pertumbuhannya kian pesat, khusunya di Indonesia musik pada era saat ini telah berbeda dengan musik pada masa Indonesia di tahun lalu. Saat ini mayoritas penikmat musik indonesia lebih suka untuk menikmati musik modern dibanding dengan musik daerah. Pada hakikatnya musik daerah atau musik etnis adalah musik yang tumbuh dan berkembang dinusantara ataupun suatu daerah , tetapi pada saat ini musik-musik tersebut tidak terlalu populer dan terkesan jadul karena kurangnya perhatian dan kesadaran anak-anak muda sekarang untuk mengetahui dan melestarikan kesenian-kesenian tradisi daerah sekitar, seperti kesenian yang berada di ujung kulon yaitu kesenian Oklek dari desa Sobontoro kec.balen jalan singgongolo Bojonegoro yang menjadi ciri khas dari daerah tersebut. Desa sobontoro terkenal akan keakraban masyarakatnya, hal tersebut terlihat dalam kegiatan sehari-hari masyarakat lebih banyak menghabiskan kesehariannya untuk saling bercengkrama di warung dan saling memberi informasi. Kebanyakan beberapa ketua RT di desa Sobontoro sering berkumpul untuk menjalin silaturahim, adanya kesenian Oklek di desa Sobontoro membawa banyak manfaat bagi masyakat Sobontoro. Salah satu manfaatnya yaitu menjadikan masyarakat desa Sobontoro semakin akrab antar warganya, tidak memandang strata atau jabatan mereka. Selain itu setiap musim panen masyarakat Sobontoro mengadakan pesta panen dan menyajikan musik Oklek sebagai hiburan yang merupakan bentuk rasa syukur masyarakat atas hasil panen yang didapat dari Sang Maha Kuasa. Dampak negatif dari kesenian Oklek ini tidak ada, sebab musik ini dapat mempersatukan rasa kebersamaan dan gotong royong masyarakat desa Sobontoro. Kesenian Oklek ini sudah menjadi icon dari kota Bojonegoro dan sudah diakui brought to you by CORE View metadata, citation and similar papers at core.ac.uk provided by Portal Jurnal Elektronik Universitas Negeri Malang