Heru Dwi Wahjono: Pemantauan Kualitas Air Sumur Menggunakan … JAI Vol.4, No.2, 2008 125 PEMANTAUAN KUALITAS AIR SUMUR MENGGUNAKAN MULTIPROBE SENSOR DIGITAL DI WILAYAH SEKITAR SEMBURAN LUMPUR SIDOARJO Oleh : Heru Dwi Wahjono Pusat Teknologi Lingkungan, BPPT Abstract Bursts of mud in Sidoarjo has caused changes in environmental quality around the bursts area. Observation in that area indicate there have been changes in air quality and odor caused by mud spurt. In addition, changes in the geological structure of land in the area around the mud spurt, has resulted some water spurt phenomenon that came from the well pump belong to some residensts in that area. This water spurt phenomenon is followed by the change of water quality which was to be used for the needs of daily living, now in some villages in the area around the mud bursts can no longer be used. To find out some parameters of water quality that arises from the some well pumps that produce big water spurt, we need to performed water quality monitoring using multiprobe digital sensors that are able to measure several parameters at once.This paper presents the measurement data of water quality in some well pumps that produce big water spurts with the YSI600R digital sensor. Keywords : Perubahan kualitas lingkungan, semburan lumpur Sidoarjo, pemantuan kualitas air, sumber bubble, sumur pompa, sumur bor, separasi air dan gas, multi probe digital sensor I. PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Bencana semburan lumpur di Sidoarjo yang telah terjadi sejak tahun 2006 silam telah banyak memberikan dampak negatif terhadap kehidupan masyarakat di sekitarnya. Selain merusak infrastruktur yang ada di wilayah tersebut, semburan lumpur juga mengakibatkan terjadinya kerusakan lingkungan mulai dari kerusakan lahan, perubahan struktur geologi bawah tanah, pencemaran udara akibat gas yang keluar bersama semburan lumpur dan perubahan kualitas air dari sumber-sumber air yang berasal dari sumur bor. Penduduk yang semula bisa menikmati sumber air dari sumur pompa dengan kualitas yang baik, kini tidak lagi dapat digunakan. Hal ini selain dikarenakan air sumur yang menyembur dengan debit yang fluktuatif, juga disebabkan kualitas air sumur yang berubah, sehingga mendorong pemerintah daerah setempat untuk menyediakan air bersih bagi kebutuhan air bersih penduduk di kawasan sekitar semburan lumpur. Foto berikut ini adalah bantuan pemerintah daerah menyediakan prasarana air bersih bagi masyarakat di sekitar semburan lumpur. Walaupun air sumur pompa yang dimiliki penduduk memiliki debit yang bertambah, namun karena sudah berubah kualitasnya, saat ini masyarakat di sekitar wilayah semburan lumpur sangat bergantung pada suplai air bersih yang disediakan oleh pemerintah daerah setempat untuk memenuhi kebutuhan air bersihnya. 1) Gambar 1. Bantuan Tangki Air Bersih 1) Walapun air yang keluar dari sumur pompa penduduk berwarna jernih dan keluar dengan debit yang bertambah besar, namun air tersebut pada intinya sudah tercemar. Agar air sumur pompa yang sudah tercemar ini dapat dimanfaatkan kembali dengan aman oleh penduduk, maka perlu diketahui kualitas airnya, sehingga selanjutnya dapat ditentukan teknologi pengolahan air yang tepat. Selain itu hasil pemantuan kualtias airnya diharapkan dapat memberikan informasi yang jelas mengenai kondisi air sumur penduduk dengan tepat.