Al-Hikmah Media Dakwah, Komunikasi, Sosial dan Kebudayaan Volume 12 Nomor 1 (2021) h. 51-61 DOI: 10.32505/hikmah.v12i1.2825 https://journal.iainlangsa.ac.id/index.php/hikmah ISSN 2086-9762 (Print) ISSN 2655-0539 (Online) 51 Pembentukan Keluarga Shaleh Dalam Komunikasi Islam: Studi Komparasi Penafsiran Al-Qur’an (Islamic Communication Model in Forming Pious Families: Comparative Study Of The Interpretation Of The Qur'an) Muhammad Roni 1 , M. Anzaikhan 2 , Arafit Hasan 3 1 Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam, Institut Agama Islam Negeri Langsa, Indonesia 2 Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam, Institut Agama Islam Negeri Langsa, Indonesia 3 Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam, Institut Agama Islam Negeri Langsa, Indonesia email: muhammad_roni@iainlangsa.ac.id First received: 15 May 2021 Revised: 7 June 2021 Final Accepted: 21 June 2021 ABSTRACT The formation of a pious family should not only start when in the womb phase, more than that, Islam and its teachings have led its followers to start forming a pious family from the methods and criteria for choosing the right life partner. Choosing a life partner and educating children all desperately need ideal communication as recommended in the Qur'an. The research method that the writer will use is the comparative analysis of the text against the interpretations (tafsir) of the Qur'an. The data collection technique for this research is library study by examining materials from theories related to the problems discussed based on related books and can support the author's research.The primary data source is the verses of the Qur'an , selected several verses about the pious family and communication in Islam. As a result, the word "shaleh" or "pious" is found 143 times in the Qur'an, while the word "family" is found 67 times. After doing the research, it can be concluded that Allah has informed in the Qur'an that forming a pious family is very much influenced by communication factors in both individual and group life. Keywords : Family; Pious; Communication. ABSTRAK Pembentukan keluarga shaleh seharusnya bukan hanya dimulai ketika dalam masa kandungan, lebih dari itu Islam melalui sumber ajarannya menuntun umatnya untuk memulai membentuk keluarga shaleh dimulai dari cara dan kriteria memilih pasangan hidup yang tepat. Memilih pasangan hidup dan mendidik anak semuanya membutuhkan komunikasi yang ideal sebagaimana yang dianjurkan dalam Al- Quran. Metode penelitian yang akan penulis gunakan adalah komparasi analisis teks terhadap tafsir-tafsir Al-Quran. Teknik pengumpulan data bagi penelitian ini adalah studi perpustakaan yaitu dengan menelaah bahan-bahan dari teori-teori yang berhubungan dengan permasalahan yang dibahas berdasarkan buku-buku yang berhubungan serta dapat mendukung atau menyokong penelitian penulis. Sumber data primer adalah ayat-ayat Al-Quran yang dipilih beberapa ayat-ayat tentang keluarga shaleh dan komunikasi dalam Islam. Hasilnya, ditemukan Kata ‘shaleh’ atau ‘saleh’ sebanyak 143 kali dalam Al-Quran, sedangkan kata ‘keluarga’ ditemukan 67 kali. Setelah dilakukan penelitian maka dapat disimpulkan bahwa Allah menginformasikan dalam Al-Quran dalam membentuk keluarga shaleh sangat dipengaruhi oleh faktor komunikasi baik dalam hidup berindividu maupun kelompok. Kata kunci : Keluarga; Shaleh; Komunikasi. PENDAHULUAN Al-Qur’an membimbing manusia kepada kebahagiaan. Ia mengajarkan kepercayaan yang sejati, akhlak yang mulia dan perbuatan-perbuatan benar yang menjadi dasar kebahagiaan individu dan kelompok umat manusia (Yusmar, 2017). Dalam Al-Qur’an, ditegaskan pula ketentuan