Jurnal PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Volume 5 Nomor 4 Juli 2021 | ISSN Cetak : 2580 - 8435 | ISSN Online : 2614 - 1337 DOI : http://dx.doi.org/10.33578/pjr.v5i4.8218 Hastuti, Rosleny Babo, Muhammad Nawir | Berfikir Kritis, Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) Halaman | 1002 ANALYZING HOTS (HIGH ORDER THINKING SKILL) IN SOCIAL SCIENCE MID SEMESTER TEST AT GRADE IV Hastuti 1 , Rosleny Babo 2 , Muhammad Nawir 3 1,2,3 Universitas Muhammadiyah Makassar, Indonesia 1 hastutidj1@gmail.com, 2 roslenybabogmail.com, 3 muhammadnawir@unismuh.ac.id ABSTRACT The reason for doing this research was the lack of teacher’ ability to design HOTS questions and factors that hindered the teacher in designing mid semester test questions. This research utilized a descriptive method with a qualitative approach. Based on the results of the analysis, it was revealed that 31 items did not fulfill the criteria for developing HOTS (High Order Thinking Skills). This research found that those 31 items contained 0% HOTS and 100% LOTS indicating that the questions could not measure students' critical thinking skills. Thus, the teacher's ability in designing HOTS (High Order Thinking Skills) questions was categorized as Very Poor and the teacher needed guidance to design HOT questions. Keywords: hots (high order thinking skills), critical thinking, social science ANALISIS HOTS PADA SOAL PENILAIAN TENGAH SEMESTER DALAM MATA PELAJARAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL DI KELAS IV ABSTRAK Penelitian ini dilakukan dengan alasan, dikarenakan masih kurangnya kemampuan guru dalam menyusun soal Hots dan adanya faktor yang menjadi penghambat guru di dalam menyusun soal PTS. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Berdasarkan hasil analisis, diperoleh temuan, yakni ditemukan 31 butir soal yang tidak memenuhi kriteria pengembangan Hots (High Order Thinking Skills), dimana dari hasil analisis level kognitif untuk menentukan Keterampilan berpikir kritis murid namun 31 butir soal tersebut terdapat 0% (Hots) dan 100% (Lots) dimana soal tersebut tidak dapat mengukur kemampuan berpikir kritis murid yang menyebabkan kemampuan guru dalam menyusun soal Hots (High Order Thinking Skills) masuk pada kategori sangat kurang dan perlu bimbingan. Kata Kunci: hots (high order thinking skills), berfikir kritis, ilmu pengetahuan sosial (IPS) Submitted Accepted Published 19 November 2020 09 Juli 2021 28 Juli 2021 Citation : Hastuti, H., Babo, R., & Nawir, M. (2021). Analyzing HOTS (High Order Thinking Skill) in Social Science Mid Semester Test at Grade IV. Jurnal PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran), 5(4), 1002-1018. DOI : http://dx.doi.org/10.33578/pjr.v5i4.8218. PENDAHULUAN Finlandia merupakan negara yang beralih dari negara industri agraris tradisional menjadi negara maju yang perekonomiannya ditopang oleh ilmu pengetahuan berbasis inovasi teknologi. Kemajuan tersebut disebabkan faktor kualitas guru yang telah disiapkan dengan sebaik-baiknya sebelum mereka mengajar Sahlberg, (2010). Berdasarkan Permendiknas Nomor 16 Tahun 2007 tentang kompetensi guru meliputi kompetensi Pedagogik, Kepribadian, Sosial dan Profesional. Salah satu kompetensi guru dalam dimensi pedagogik adalah dapat menyelenggarakan penilaian, evaluasi proses dan hasil belajar, dengan kompetensi inti di antaranya dapat menentukan aspek-aspek proses dan hasil belajar yang penting untuk dinilai dan dievaluasi sesuai dengan karakteristik pada pelajaran di sekolah dasar dan mengembangkan instrumen penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar. Berdasarkan hasil studi internasional Programme for International Student Assessment (PISA) menunjukkan prestasi literasi membaca (reading literacy), literasi matematika (mathematical literacy), dan literasi sains (scientific literacy) yang dicapai peserta didik Indonesia sangat rendah. Mullis, et al. (2012, p.56) menyatakan hasil prestasi TIMSS tahun 2007 dan 2011 menunjukkan skor pencapaian prestasi