Journal of Healthcare Technology and Medicine Vol. 6 No. 2 Oktober 2020 Universitas Ubudiyah Indonesia e-ISSN : 2615-109X 708 EVALUASI PENGGUNAAN ANTIBIOTIK DENGAN METODE ATC/DDD DAN DU 90% DI PUSKESMAS PAYO SELINCAH KOTA JAMBI PERIODE 2017-2019 EVALUATION OF ANTIBIOTIC USE WITH ATC/DDD AND DU 90% METHODS IN PAYO HEALTH CENTER SELINCAH, CITY OF JAMBI PERIOD 2017-2019 Rusliansyah 1 , Yuni Andriani 2 , Medi Andriani 3 1 Program studi farmasi, Stikes Harapan Ibu, Jerambah Bolong, Kota Jambi, Indonesia 2 Program studi farmasi, Stikes Harapan Ibu, Pasir Putih, Kota Jambi, Indonesia 3 Program studi farmasi, Stikes Harapan Ibu, The Hok, Kota Jambi, Indonesia 1 ruslieae@gmail.com 2 yuni23_fmasi@yahoo.com 3 mediandriani22@gmail.com Abstrak Penggunaan antibiotik yang meningkat dapat menimbulkan berbagai permasalahan dan ancaman global bagi kesehatan, penyalahgunaan medis terkait obat antibiotik dapat menyebabkan resistensi antiobiotik, mengakibatkan kurangnya obat-obatan yang efektif dan peningkatan biaya perawatan kesehatan dan sedikitnya penelitian dibeberapa Puskesmas di Indonesia maupun di Kota Jambi khususnya di Puskesmas Payo Selincah, sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola penggunaan obat antibiotik. ATC/DDD dan DU 90% adalah suatu metode kuantitatif yang digunakan dalam penelitian penggunaan obat untuk mengetahui dan meningkatkan kualitas penggunaan obat. Hasil yang didapatkan dari obat yang paling sering digunakan ialah amoxicillin, ciprofloxacin, cefadroxil dan kloramfenikol. Didapatkan dari tahun 2017-2019 penggunaan obat amoxicillin dan ciprofloksasin masuk dalam segmen DU 90% dari total penggunaan sehingga perlu dipantau karena berpotensi sebagai penyebab resistensi bakteri terhadap antibiotik. Kata kunci : Antibiotik, ATC/DDD, Segmen DU 90%. Abstract Increased use of antibiotics can cause various problems and global threats to health, medical services related to antibiotic drugs can lead to antibiotic resistance, resulting in effective drugs and increased costs of health care and research in several Puskesmas in Indonesia and in Jambi City, especially at Puskesmas Payo Agile, so this study aims to see patterns of antibiotic drug use. ATC / DDD and DU 90% are quantitative methods used in drug use to see and improve the quality of drug use. The results obtained from the most commonly used drugs are amoxicillin, ciprofloxacin, cefadroxil and chloramphenicol. Obtained from 2017-2019 the use of amoxicillin and ciprofloxacin drugs is included in the DU segment 90% of total use so it needs to be monitored because it causes bacterial resistance to antibiotics. Keywords: Antibiotic, ATC/DDD, DU 90% Segmen