JURNAL ARSITEKTUR LANSEKAP ISSN: 2442-5508 VOL. 6, NO. 1, APRIL 2020 http://ojs.unud.ac.id/index.php/lanskap JAL | 33 Analisis kesesuaian vegetasi di Lapangan Puputan Badung I Gusti Ngurah Made Agung, Denpasar, Bali I Gusti Ayu Tria Nareswari 1* , I Gusti Alit Gunadi 2 , I Gusti Agung Ayu Rai Asmiwyati 1 1. Prodi Arsitektur Pertamanan, Fakultas Pertanian, Universitas Udayana, Jl. P.B. Sudirman, Denpasar, Indonesia 2. Prodi Agroekoteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Udayana, Jl. P.B. Sudirman, Denpasar, Indonesia *E-mail: nareswaritria@gmail.com Abstract Analyze of Vegetation Suitability at Lapangan Puputan Badung I Gusti Ngurah Made Agung, Denpasar, Bali. Lapangan Puputan Badung I Gusti Ngurah Made is a city park in Denpasar that has various functions including as a producer of oxygen, public recreation space for urban communities, and city aesthetics. This study aims to analyze the suitability of vegetation type for city park and analyze the effect of vegetation placement on garden user activities. The method used is observation to obtain data about the type of vegetation and user activities in several areas of the park. The literature study method is used to develop vegetation suitability indicators for city parks and assess the suitability of each vegetation. The results obtained are 64 types of vegetation which are composed of groundcovers, shrubs, and trees. Based on research, as many as 53 types of vegetation are suitable and 11 other types are quite suitable for city parks. The vegetation functions as shade, limiting view, and aesthetics. This function affects user activity in several areas in the park, which limits the view of road users to the park or otherwise, providing a comfortable resting place and facilities throughout the day. Keywords: Lapangan Puputan Badung, suitability analyze, vegetation. 1. Pendahuluan Ruang terbuka hijau (RTH) menjadi ruang yang penting untuk dimiliki setiap wilayah perkotaan. Kota Denpasar memiliki berbagai bentuk RTH kota salah satu diantaranya adalah Lapangan Puputan Badung I Gusti Ngurah Made Agung yang berupa taman kota. Fungsi ekologis taman kota mampu menyediakan ruang resapan air, oksigen, hingga kenyamanan. Fungsi lainnya seperti fungsi sosial budaya dan estetika mampu memberikan ruang bagi masyarakat untuk bersosialisasi dan berekreasi serta mememperindah kota. Elemen pembentuk taman kota didominasi oleh vegetasi dengan persentase sebanyak 80%-90% (DPU, 2008). Vegetasi adalah komponen pembentuk lanskap taman kota yang harus diperhatikan, tidak hanya karena komponen penting tetapi vegetasi adalah komponen lanskap yang terus tumbuh dan berkembang. Setiap vegetasi juga memiliki karakteristik yang berbeda. Karakteristik inilah yang harus diperhatikan dalam perencanaan penanaman. Pemahaman mengenai karakteristik vegetasi dapat membantu dalam pemilihan vegetasi, penentuan fungsi dalam lanskap serta peletakkannya. Kesalahan dalam pengaplikasian vegetasi di taman kota dapat membatasi ruang gerak pengguna taman, membahayakan pengunjung, menghambat pertumbuhan tanaman serta mengurangi keindahan taman kota. Oleh karena itu, perlu dilakukan analisis kesesuaian vegetasi di Lapangan Puputan Badung I Gusti Ngurah Made Agung berdasarkan karakteristik vegetasi serta menganalisis pengaruh peletakkan vegetasi terhadap aktivitas pengguna pada ruang tertentu di taman kota. 2. Metode Penelitian Penelitian dilakukan di Lapangan Puputan Badung I Gusti Ngurah Made Agung yang berlokasi di pusat (0 km) Kota Denpasar (Gambar 1) dengan elevasi 26 mdpl. Penelitian ini dimulai dari Mei 2018 hingga November 2018. Alat yang digunakan kalkulator, kamera digital, Microsoft Word, Microsoft Exel, AutoCAD, dan Adobe Photoshop. Bahan yang digunakan adalah desain Lapangan Puputan Badung I Gusti Ngurah Made Agung melalui citra satelit Google Earth Pro.