Suluah Bendang: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat
Vol.21, No.3, 2021, pp. 199-205
ISSN: 1411-6960 (Print) ISSN: 2714-6766 (Electronic)
DOI: 10.24036/sb.01740
http://sulben.ppj.unp.ac.id
199
Pelatihan Aplikasi Mikrokontroller Sebagai Upaya
Peningkatan Kompetensi Guru SMK
Citra Dewi
*)1
, Ahyanuardi
2
, Asnil
3
, Erita Astrid
4
1,2,3,4
Universitas Negeri Padang
*
)
Corresponding author, citradewi@ft.unp.ac.id
Diterima 12/07/2021;
Revisi 29/08/2021;
Publish 01/12/2021
Kata kunci:
kompetensi guru,
mikrokontroller, media
pembelajarn.
Abstrak
Kegiatan yang dilakukan didasari oleh permasalahan yang
ada di SMK N 1 Sutera. Diantaranya kemampuan guru dalam
mengikuti perkembangan teknologi. Hal ini secara tidak
langsung berdampak terhadap kompetensi siswa.
Berdasarkan hasil diskusi dengan pihak SMK N 1 Sutera
terhadap permasalahan yang ada, maka solusi yang
dilakukan adalah mengadakan pelatihan untuk guru-guru
mengenai aplikasi mikrokontroller. Hal ini juga berkaitan
dengan beberapa mata pelajaran yang ada berdasarkan
kurikulum yang digunakan. Topik pembahasan pada
pelatihan adalah aplikasi dari mikrokontroller
menggunakan perangkat RFID dalam mengendalikan beban
kelistrikan. Kegiatan pelatihan juga menghasilkan Trainer
aplikasi dari mikrokontroller berupa trainer dasar RFID.
Trainer ini dapat digunakan oleh guru dan siswa dalam
proses pembelajaran di sekolah sebagai media
pembelajaran.
This is an open access article distributed under the Creative Commons Attribution License, which permits unrestricted use,
distribution, and reproduction in any medium, provided the original work is properly cited. ©2021 by author (s)
PENDAHULUAN
Analisis Situasi
SMK adalah salah satu lembaga pendidikan formal dengan tujuan menghasilkan lulusan
sesuai standar kompetensi yang ditetapkan. Lulusan yang dihasilkan untuk menjadi tenaga
kerja terdidik, terampil, dan terlatih di tingkat menengah dalam melaksanakan pembangunan
dalam bidang teknologi (Samsurizal et al., 2018). Proses yang dilaksanakan dalam
menghasilkan lulusan seperti kriteria tersebut sangat dipengaruhi oleh kompetensi dan sumber
daya manusia (SDM) dari tenaga pendidik serta dukungan dari sarana yang memadai.
Kompetensi, SDM dan sarana selalu menjadi permasalahan bagi sekolah terutama yang berada
di daerah yang jauh dari pusat kota dalam upaya mengikuti perkembangan teknologi yang
mengalami perubahan dengan sangat cepat.