Communnity Development Journal Vol.3, No.2 Juni 2022, Hal.1159-1161 P-ISSN 2721-4990 | E-ISSN 2721-5008 1159 PKM KEBIASAAN MANDI DISUNGAI DENGAN KEJADIAN DERMATITIS DI DESA LIMAU MANIS Nopri Yanto 1 , Besti Verawati 2 , 3 1 Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai. 2, Program Studi S1 Gizi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai. e-mail: nopri.ipb@gmail.com, bestiverawati167@gmail.com Abstrak Kebiasaan mandi merupakan salah satu faktor yang berhubungan dengan kejadian dermatitis. Mandi merupakan bagian yang penting dalam menjaga kebersihan diri. Mandi dapat menghilangkan bau, menghilangkan kotoran, merangsang peredaran darah, memberikan kesegaran pada tubuh. Sebaiknya mandi dua kali sehari, alasan utama ialah agar tubuh sehat dan segar bugar. Banyak faktor yang menyebabkan kejadian penyakit kulit salah satunya adalah kebiasaan mandi. Air merupakan kebutuhan utama bagi proses kehidupan di bumi, sehingga tidak ada kehidupan seandainya tidak ada air di bumi. Namun, air dapat menjadi malapetaka jika tersedia dalam kondisi yang tidak benar, baik kualitas maupun kuantitas airnya. Air yang bersih sangat dibutuhkan manusia, baik untuk keperluan sehari-hari seperti untuk minum, mandi, mencuuci dan lain sebagainya. Desa binaan dalam revitilasi dengan tujuan meningkatan pengetahuan masyarakt tentang penyebab penyakit dermatitis. Berdasarkan hasil wawancara dengan masyarakat desa limau manis yang menjadi permasalahan adalah rendahnya pengetahuan masyarakat tentang penyebab penyakit dermatitis. Untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi yaitu penyuluhan untuk peningkatan pengetahuan masyarakat tentang penyebab penyakit Dermatis di Desa Limau manis. Kata kunci: Dermatitis, Pengetahuan Abstract Bathing habits are one of the factors associated with the incidence of dermatitis. Bathing is an important part of maintaining personal hygiene. Bathing can remove odors, remove dirt, stimulate blood circulation, provide freshness to the body. We recommend taking a bath twice a day, the main reason is so that the body is healthy and fit. Many factors cause the incidence of skin diseases, one of which is bathing habits. Water is the main requirement for the process of life on earth, so that there is no life if there is no water on earth. However, water can be disastrous if it is available in the wrong conditions, both in terms of water quality and quantity. Clean water is needed by humans, both for daily needs such as drinking, bathing, washing and so on. The target village is being revitalized with the aim of increasing community knowledge about the causes of dermatitis. Based on the results of interviews with the people of the Limau Manis village, the problem is the lack of public knowledge about the causes of dermatitis. To overcome the problems faced, namely counseling to increase public knowledge about the causes of Dermatitis in Limau Sweet Village. Keywords:Dermatitis, Knowledge PENDAHULUAN Penyakit kulit adalah penyakit yang umum terjadi pada semua usia. Penyakit kulit dapat disebabkan oleh beberapa faktor yaitu kebiasaan hidup dan lingkungan. Penyakit kulit dapat berkembang pada personal hygiene dan keadaan kebersihan lingkungan yang buruk. Salah satu penyakit kulit yang sering dijumpai adalah dermatitis. Dermatitis merupakan peradangan kulit (epidermis dan dermis) sebagai respon terhadap pengaruh faktor eksogen atau faktor endogen, menimbulkan kelainan klinis berupa efloresensi polimorfik (eritema, edema, papul, vesikel, skuama dan keluahan gatal) Adhi ( 2017). Banyak faktor yang menyebabkan kejadian penyakit kulit salah satunya adalah kebiasaan mandi. Air merupakan kebutuhan utama bagi proses kehidupan di bumi, sehingga tidak ada kehidupan seandainya tidak ada air di bumi. Namun, air dapat menjadi malapetaka jika tersedia dalam kondisi yang tidak benar, baik kualitas maupun kuantitas airnya. Air yang bersih sangat