14
Geo Image 2 (2) (2013)
Geo Image (Spatial-Ecological-Regional)
http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/geoimage
PERSEPSI MASYARAKAT PENAMBANG TRADISIONAL TERHADAP
SUMBER DAYA MINYAK BUMI DI KAWASAN CEPU
Kukuh Prasetiyo Jati
, R. Sugiyanto, Juhadi
Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang, Indonesia
Info Artikel
________________
Sejarah Artikel:
Diterima Januari 2013
Disetujui Februari 2013
Dipublikasikan Juni
2013
________________
Keywords:
mangrove ecosystems,
coastal.
____________________
Abstrak
___________________________________________________________________
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi masyarakat penambang tradisional terhadap
sumber daya minyak bumi dan dampak penambangan tradisional terhadap kualitas air tanah.
Keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan tambang minyak kawasan Cepu, terutama di Desa
Ledok, disebabkan produksi Pertamina dinilai tidak ekonomis. Penambangan tradisional juga
mengakibatkan dampak negatif terhadap kualitas air disebabkan oleh residu penambangan. Hasil
Penelitian menggambarkan bahwa sebelum adanya penambangan tradisional, masyarakat Desa
Ledok cenderung mempertahankan tradisi budayanya. Cara pandang dan pola kehidupan mereka
menyesuaikan kondisi sosial budaya dan lingkungan alam. Setelah sumber daya minyak milik
Pertamina dikelola secara tradisional masyarakat ikut terlibat di dalamnya. Proses produksi
dilakukan secara gotong royong baik tenaga maupun modal. Kegiatan ini memberikan penghasilan
kepada para penambang minimal Rp 350.000 setiap bulan. Kegiatan penambangan minyak
tradisional juga menimbulkan pencemaran pada sumur penduduk yang jaraknya dekat dengan
sungai. Pencemaran tersebut terlihat dari air sumur yang berbau, berasa, dan berwarna keruh serta
nilai TDS, DO, BOD, dan COD air yang melebihi ambang batas pencemaran.
.
Abstract
___________________________________________________________________
This study aims to know the public perception of the traditional miners about petroleum resources
and the impact of traditional mining towards the groundwater quality. Community involvement
in the management of the Cepu oil fields, especially in the village of Ledok, caused by the
production of Pertamina which not economically. Traditional mining also caused a negative
impact on water quality, as residues mining. Research result explains that before the traditional
mining, Ledok society tend their cultural traditions. Perspective and life pattern accordance of
sociocultural and natural environment. After Pertamina oil resources traditionally managed,
community were involved in it. The production process is mutual cooperation with energy as well
as financial. These activities provide income to the miners at least Rp 350.000 each
month.Traditional oil mining activities also caused contamination the wells that were located close
to the river. Contamination is evident from the well water smell, taste, and disturbed color and
value of TDS, DO, BOD and COD exceed of the limit contamination.
© 2013 Universitas Negeri Semarang
Alamat korespondensi:
Gedung C1 Lantai 1 FIS Unnes
Kampus Sekaran, Gunungpati, Semarang, 50229
E-mail: geografiunnes@gmail.com
ISSN 2252-6285