DiMCC Conference Proceeding, Vol. 1, 2018 Conference on Dynamic Media, Communications, and Culture 2018 - 191 PERTARUNGAN WACANA ISLAM NUSANTARA DI MEDIA ONLINE Ade Irfan Abdurahman Universitas Islam Tangerang E-mail: airfan@unis.ac.id ABSTRACT Term Islam Nusantara has given rise to the pros and cons among Moslem in Indonesia. The opposition considered that Islam Nusantara blamed Islam as a trigger of radicalism, intolerant and the act of violence. They also considered that term Islam Nusantara resulted in a narrowing of the scope of Islam that should be mercy for the entire universe (Rahmah Lilalamin). For them, the term Islam Nusantara has divided the Islamists and caused the divisions. But, do they opinions is correct? To Answer the Question, researchers did the critical analysis discourse about Islam nusantara in online media after. This research aimed to find the meaning of Islam Nusantara that intented by Nahdatul Ulama Organization as the initiator of the term and Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumbar as the opposition. Was used in this research, Critical Discourse Analysis Teun A. Van Dijk Model. The model see the language related to power, ideology, and political. Researchers used analysis of the structure macro, super structure, and structure micro to uncover the construction of Islam Nusantara discourse. Keywords: Islam Nusantara, Critical Discourse Analysis, Teun A. Van Dijk, Nahdatul Ulama, Majelis Ulama Indonesia. Pendahuluan Media online sebagai salah satu media komunikasi masa memiliki peranan yang penting dalam mengkonstruksi wacana. Berita media masa memiliki pengaruh dalam membentuk opini publik dan sikap masyarakat. Oleh karena itu wacana apapun yang dibentuk media sangat mungkin dianggap realitas dibenak masyarakat. Wacana merupakan hasil konstruksi yang tidak bebas nilai. Wacana dapat menujukkan ideologi, kognisi sosial, perubahan sosial, dan sesuai dengan konteks sejarah dimana wacana tersebut di produksi. Pada intinya, wacana merupakan wujud dari tindakan sosial yang diproduksi sesuai dengan keinginan pembuat teks. Salah satu wacana yang sedang popular dan diperbincangkan khalayak saat ini adalah wacana Islam Nusantara. Wacana Islam Nusantara sebenarnya sudah diperkenalkan NU sejak 2015. Hingga kemudian ditetapkan sebagai tema Muktamar NU Ke-33 di Jombang pada tanggal 1—5 Agustus 2015. Tema muktamar saat itu adalah "Meneguhkan Islam Nusantara untuk Peradaban Indonesia dan Dunia".