P-ISSN 2716-3652 E-ISSN 2723-1003 DEDIKASI PKM UNPAM Vol. 2, No. 2, Mei 2021, Hal (239-244) @Prodi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Pamulang 239 WORKSHOP PEMBUATAN EXTRAK JAHE MERAH UNTUK MENINGKATKAN UMKM KARANG TARUNA KECAMATAN SETU, KOTA TANGERANG SELATAN, PROVINSI BANTEN Niera Feblidiyanti, Rizky Aina As Syahadat, Achmad Chaerul Muslim Dosen Fakultas Teknik Program Studi Teknik Industri Universitas Pamulang Dosen02275@unpam.ac.id Abstract The development and growth of UMKM (Micro, Small and Medium Enterprises) is one of the most important driving forces for economic development and growth in many countries, including Indonesia. This PKM activity was carried out by Karang Taruna, Setu District, South Tangerang City, Banten Province. The purpose of this community service activity is to help the people of Setu Subdistrict in a workshop for making red ginger extract to improve UMKM of the Youth Organization in Setu District, South Tangerang City, Banten Province, to help youth creativity in making red ginger extract products, and to help foster sustainability. The method of implementation is by conducting socialization, teaching, application and evaluation. The results of the PKM participants' understanding of the material provided were 10 people very understanding, 17 people understood, 8 people lacked understanding, and 5 did not understand. Keywords: Product Development, UMKM Abstrak Pembangunan dan Pertumbuhan UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) merupakan salah satu motor penggerak yang sangat penting bagi pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di banyak negara, tidak terkecuali Indonesia. Kegiatan PKM ini dilakukan Karang Taruna Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah Membantu masyarakat Kecamatan setu dalam workshop pembuatan extrak jahe merah untuk meningkatkan UMKM Karang Taruna Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten, membantu kreativitas karang taruna dalam membuat produk extrak jahe merah, dan membantu membina berkelanjutan. Metode pelaksanaan yaitu dengan melakukan sosialisasi, pengajaran, aplikasi dan evaluasi. Hasil pemahaman dari peserta PKM mengenai materi yang diberikan adalah Sangat Paham 10 orang, Paham 17 orang, Kurang Paham 8 orang, dan tidak paham 5 orang. Kata Kunci : Pembuatan Produk, UMKM